Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Syamsi Ali: Diaspora Indonesia di Luar Negeri Harus Bersatu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juli 2012 18:02
Bagikan
Berdiaspora (merantau), adalah bagian amal penting bagi warga negara Indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 2000 orang sejak tanggal 6 – 8 Juli 2012 menghadiri acara Konggres Diaspora Indonesia (Congress of Indonesian Diaspora CID) yang sedang berlangsung di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS).

Dalam acara ini, Indonesia Muslim Society in America (IMSA) yang merupakan organisasi Muslim Diaspora yang berada di Amerika dan Kanada ikut menurunkan timnya untuk meliput kegiatan bertema “The Power of Harmony in Diversity, Unleashed Worldwide”.

Salah satu hal yang dianggap penarik dalam acara ini adalah kehadiran tokoh Musim Makasar yaitu Ustad Syamsi Ali.

Syamsi selain dikenal sebagai imam pada Islamic Center, masjid terbesar di New York, kini, ia juga dipercaya menjadi Direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan dan masjid di kawasan Timur New York yang dikelola komunitas Muslim asal Bangladesh. Ia juga salah satu imam yang menjadi pembina kegiatan warga negara Indonesia di Amerika dan Kanada.

Konggres Diaspora yang laksanakan pada tanggal 6 sampai 8 Juli ini dihadiri oleh masyarakat Indonesia yang bermukim di Amerika Serikat dan luar negeri.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pada hari Jumat di awal kegiatan, tim Radio IMSA dan tim Publikasi Media berhasil menyiarkan siaran langsung khutbah dan shalat Jumat yang dipimpin oleh Syamsi Ali.

Dalam khutbahnya Syamsi menekankan pentingnya peranan diaspora Indonesia yang tersebar di luar negeri. Ia menekankan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan pada diaspora Indonesia yang berada di luar negeri.

Pertama harus mempunyai kiblat, sebagai arah dan kiblat dalam kita beramal. Kedua adalah untuk selalu bergerak.

“Dengan kita selau bergerak, maka kita akan selalu menjaga keseimbangan, kita akan saling merasa memerlukan satu sama lain. Dan kita akan merasakan perubahan yang tidak akan melampui aturan-aturan yang telah ditetapkannya,” ujar Syamsi.

Berdiaspora atau dalam bahasa awamnya disebut merantau, adalah bagian amal penting bagi warga negara Indonesia yang berada di luar negeri, ujar Syamsi.  Karena itu warga Indonesia di perantauan perlu fokus, yaitu untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala semata.

“Kita mempunyai persamaan yang banyak dalam perbedaan dengan manusia-manusia lain yang berasal dari Indonesia di mana pun berada. Perbedaan itu tidak melemahkan, justru akan menguatkan satu sama lain.”

Selain itu,  Syamsi Ali dalam khutbahnya yang dihadiri Muslim diaspora Indonesia dari seluruh dunia adalah pentingnya menguasai ilmu. Seperti halnya ayat pertama yang turun dari Allah Subahahu Wata’ala adalah Iqra’ atau bacalah, adalah sebagai tanda akan pentingnya ilmu itu sendiri. Ketika Allah SWT akan mengajarkan Rasulullah SAW tentang ayat-ayat-Nya yang agung, Ia memulainya dengan sebuah isyarat pentingnya menguasai sebuah ilmu. Dengan ilmu ini manusia akan menundukkan segala apa yang ada di dunia dan yang ada di langit.

Selain tiga hal tadi, Syamsi  dalam pesan khutbahnya yang disiarkan secara langsung melalui Radio IMSA, menjelaskan satu hal tak kalah penting  yaitu selalu dalam kebersamaan. Ia  menyitir ayat As-Shof (61) ayat 4 yang artinya, “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”

“Semua yang kita telah peroleh akan sia-sia seandainya kita tidak dalam kebersamaan. Semua menjadi kurang maksimal dan tidak bermanfaat seandainya kita tidak dalam satu barusan yang sama seperti yang Allah Subhanahu wata’ala.”

Karena itu, menurutnya, diaspora Indoneisa harus bersatu sebagai warga Muslim khususnya, dan warga negara Indonesia umumnya. Dengan persatuan ini akan semakin menguatkan barisan bangsa Indonesia di luar negeri.

Seperti diketahui, personal tim Radio IMSA yang melaporkan kegiatan ini terdiri dari Muhammad Yusuf – Adi Susmono – Nur Afianto bagian penyiaran darat, dan diperkuat oleh Ibrahim Musafir – Pribadi Kardono untuk bagian streaming ke internet.*/M. Yusuf Efendi, LA, California

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taipan Yahudi Dukung Zionisme Lewat TV
Tulisan selanjutnya Banyak Warga AS Tidak Tahu Obama Kristiani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Berita
12 Juni 2026 21:12
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Terbaru

  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?