Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Adhyaksa Dault: Indonesia Belum Punya Cetak Biru Arah Bangsa

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 14 September 2012 09:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kegelisahan Dr. Adhyaksa Dault akan kondisi bangsa Indonesia kini membuat hati dan pikirannya tergerak untuk membuat suatu goresan pena. Kegelisahannya akan reformasi yang dinilai telah kehilangan arah membuatnya menulis buku.

“Sebagai generasi muda, kami gelisah menyaksikan perkembangan demi perkembangan terbaru yang mencederai cita-cita berbangsa dan bernegara kita”, ujar Adhyaksa Dault, dalam acara launching buku “Menghadang Negara Gagal: Sebuah Ijtihad Politik” di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis sore (13/09/2012).

Ia mengungkapkan melalui buku tersebut, ia ingin memberikan sinyal kepada para tokoh pemimpin bangsa, baik yang saat ini sedang berkuasa maupun yang berada di garis oposisi bahwa generasi muda Indonesia sudah jengah melihat kondisi dan situasi politik yang kian carut marut.

“Reformasi sudah semakin kehilangan arah. Ini karena kita belum punya blue print (cetak biru) soal bagaimana dan kemana bangsa ini akan dibawa”, imbuh Adhyaksa.

Sejumlah tokoh nasional mengapresiasi “Ijtihad Politik” Adhyaksa ini, antara lain Surya Paloh, Wiranto, Pramono Anung, Suryadharma Ali, Tri Sutrisno, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Bahkan, menurut Adhyaksa, yang pernah menjabat sebagai Menpora Kabinet Indonesia Bersatu jilid I ini, ada benang merah yang nyata dari pemikiran-pemikiran mereka soal bangsa dan negara ini ke depan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Secara pribadi, saya berharap besar acara ini bisa menjadi momentum untuk menampakkan benang merah tersebut, sehingga pertautan antara tokoh-tokoh nasional bisa diwujudkan dan dikelola menjadi sebuah kekuatan barau untuk Indonesia baru yang lebih baik”, tegasnya.

Ia berpendapat, tanpa pemimpin, rakyat akan kehilangan arah. Pemimpin harus benar-benar tahu dan sadar akan posisinya, ia tidak boleh hanya mementingkan kepentingan politik, golongan ataupun kepentingan pribadi.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FORPIJA Akhirnya gelar Tabligh Akbar di Masjid BI
Tulisan selanjutnya OKI Bangun Kantor Distribusi Bantuan di Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Berita
11 September 2026 10:03
Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’

Terbaru

  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?