Hidayatullah.com–Sejumlah ahli studi Islam dari tujuh negara mengikuti Konferensi Tahunan Internasional tentang Studi Islam (“Annual International Conference on Islamic Studies”/AICIS), di Surabaya, 5-8 November.
“Pembicara tamu yang kami undang dari sejumlah negara, yakni Irak, Maroko, Rusia, Jerman, Mesir, Malaysia, dan Indonesia selaku tuan rumah,” kata Rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya Prof Dr Abd. A`la MAg, di Surabaya, Senin (29/10/2012).
Para pembicara itu Dr Ali Allawi (mantan Menteri Pertahanan Irak), Dr Mariam Ait Ahmed Ouli (Universitas Ibn Tofayl Quneitra, Maroko), dan Prof Dr Sc. Efim A. Rezvan (akademi sains, Rusia), Prof Dr Fritz Schulze (Universitas Goettingen, Jerman), Prof Dr Abd Raheem Kurdy (Direktur Pusat Bahasa Arab dan Terjemahan Universitas Terusan Suez, Mesir), dan Prof Dr Abdul Kareem (Malaysia).
Untuk pembicara dari Indonesia, Menteri Agama Suryadharma Ali, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof Nur Syam MSi, dan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI.
Turut hadir Rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya Prof Dr Abd. A`la, Rektor IAIN Sumatera Utara Prof Dr Nur Ahmad Fadhil Lubis, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat, dan Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Dr Azumardi Azra.
“Topik yang dibahas dalam konferensi itu antara lain Pendidikan Islam di Persimpangan Jalan, Hukum Islam dan Politik Konstitusionalisme, Quo Vadis Komunikasi Islam (Dakwah), Sastra Islam dan Budaya Populer, Teologi Islam antara Perdamaian dan Konflik, Prospek Ekonomi Islam, Integrasi Ilmu Agama dan Sains, dan sebagainya,” katanya, dalam berita Antara.
Pihak panitia memperkirakan acara ini akan dihadiri sekitar 1.500 orang.*