Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penanganan Terorisme di Indonesia Teks Book Standar Amerika

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate:
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 9 Desember 2012 17:35
Bagikan
Nasir Abbas (kiri) dan Abu Rusydan (kanan)
Bagikan

Hidayatullah.com–Membicarakan masalah terorisme selalu selalu menarik meski ada sikap bosan.Menarik karena akan muncul tanda tanya siapa pelakunya,siapa sejatinya dalangnya dan apa kepentingannya? Sementara membosankan karena isu tersebut akan mengarah kepada umat Islam sebagai obyeknya.

Kondisi ini tidaklah mengherankan mengingat sejak dekade 1980 perang global yang dicanangkan Barat yang di komandoi Amerika menempatkan Islam dan kaum Muslimin sebagai sasarannya.Hal inilah yang harus diwaspadai umat Islam di manapun berada. Demikian terungkap dalam diskusi “Isu Terorisme dan Islamphobia” yang berlangsung di GSG Masjid Salman ITB Kota Bandung, Sabtu (8/12/2012).

Acara menghadirkan dua nara sumber Nasir Abbas, kini Technical Assistant Polri dan Abu Rusydan selaku pengamat terorisme.

Namun dua narasumber yang mengaku sama-sama alumni Akademi Militer Mujahidin Afghanistan tersebut berbeda pendapat saat disinggung masalah isu terorisme dan penanganan kasus terorisme di Indonesia.

Abu Rusydan berpendapat bahwa isu dan penanganan terorisme yang dijalankan Polri dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)terkesan mengambail teks book ala Amerika dengan mengggunakan standar ganda.Dimana akan memperlakukan secara beda pada pelaku yang berbeda keyakinan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sparatisme tidak dianggap sebagai terorisme global.Sementara kaum Muslimin yang membela haknya dalam menegakan dienul Islam akan dicap sebagai teroris,”jelasnya.

Untuk itu dia berharap Polri bersikap fair dan bertindak secara profesional sesuai hukum dan standar yang berlaku.Dengan tidak memfitnah umat Islam dan mencari pembenaran sepihak dalam penanganan.

Namun hal tersebut segera ditampik Nasir Abbas,menurutnya pandangannya apa yang selama ini yang Polri masih dalam rangka menjalankan fungsinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam masalah keamanan.

“Kalaupun ada kasus salah tangkap maka itu hal yang wajar.Saya kira apapun pekerjaan manusia tidak ada yang sempurna,jika dianggap salah diluruskan saja,”dalihnya.

Nasir mengaku dirinya bagian dari institusi Polri dan apa yang ia lakukan selama ini terhadap Polri hanya sebagai bentuk muamalah semata dan bertindak sebagai penengah antara umat Islam dan aparat keamanan.

Meski berbeda pendapat namun keduanya sepakat jika umat Islam khususnya di Indonesia harus tetap mewaspadai isu terorisme dengan tetap berpegang teguh pada al-Quran dan tauladan Rasulullah.Serta menjaga sikap ukhuwah dan saling menguatkan.

“Kalau ada orang yang sekali menipu kita maka alangkah jahatnya dia.Namun kalau orang itu sering kali menipu kita maka alangkah bodohnya,”pesan Abu Rusydan.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BNPTold migrateterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mempertanyakan Masa Depan Ikhwanul Muslimin di Mesir
Tulisan selanjutnya MIUMI Mulai Memantapkan Jaringan ke Daerah-daerah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?