Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Warga Sidrap Terganggu Operasi Densus 88

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 28 Desember 2012 11:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Warga Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) merasa terganggu dengan perburuan terduga kasus terorisme oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 di wilayah mereka. Setidaknya hal itu dikatakan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Urwatul Wutsqaa, Sidrap, KH Imran Muin Yusuf, Lc.

Menurut KH Imran Muin, masyarakat menjadi takut bukan pada dugaan teroris itu, tetapi takut pada pasukan Densus 88. Ketakutan ini, baginya, juga disebabkan oleh pemberitaan media beberapa hari terakhir mengenai kehadiran Densus 88 di Sidrap.

Pemberitaan tersebut, oleh Imran dinilai justru meneror dan membuat takut sebagian warga Sidrap.

“Istilah teroris menurut saya sangat politis. Istilah teroris tidak murni isu agama, tetapi ada kepentingan politik di dalamnya,” jelas Imran seperti dikutip dari Tribun Timur, Jumat (28/12/12).

Karena itu, Imran berpesan kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu teroris yang kini berkembang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Beberapa hari lalu, Ponpes Al-Urwatul Wutsqaa yang terletak di Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Sidrap diberitakan diduga sebagai tempat teroris yang dicari-cari Densus 88.

“Pemberitaan ini merugikan kami. Pemberitaan ini seolah menstigmatisasi kami. Ini cara-cara orde baru. Cara-cara seperti ini harusnya ditinggalkan di era reformasi seperti sekarang ini,” lanjut Imran.

Sejak didirikan oleh KH Abdul Muin Yusuf pada 1 Januari 1974 silam, Ponpes Al-Urwatul Wutsqaa senantiasa mengembangkan ajaran Islam yang bervisi pada kerahmatan lil ‘aalamiin. KH Abd Muin Yusuf yang populer dengan sebutan Wali Sidenreng adalah mantan Ketua MUI Sulsel dua periode (1986–1996).

“Pesantren Al-Urwatul Wutsqaa mendidik umat dengan pengetahuan agama dan umum. Fungsi kami mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat UUD 1945,” lanjutnya.

Masih di media yang sama, KH Imran mengimbau pemerintah dan kepolisian untuk memberi ketenangan dan rasa aman pada masyarakat. Pemerintah dan kepolisian, katanya, harus menghentikan  pengembangan isu tentang teroris.

“Isu itu mengganggu rasa aman warga. Ini penting agar masyarakat dapat tetap beraktifitas seperti sediakala,” tegasnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Pejuang Kita Semakin kuat, dengan Izin Allah”
Tulisan selanjutnya Pendeta Italia Bilang Perempuan Biang Masalah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?