Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KKI: Pemerintah Indonesia Harus Berikan Perhatian Besar Pada Suriah

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 19 Januari 2013 16:22
Bagikan
KKI berjanji akan segera memberangkatkan relawan ke Suriah
Bagikan

Hidayatullah.com–Komite Kemanusiaan Indonesia (KKI) mengingatkan masyarakat akan pentingnya membuka mata untuk membela rakyat Suriah dari kekejaman Bashar Al Assad.  Demikian disampaikan Bachtiar Nasir, Lc, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Indonesia Peduli Suriah (FIPS). Pernyataannya ini disampaikan dalam Seminar Kemanusiaan Peduli Rakyat Suriah bertema “Derita Suriah Kepedulian Indonesia’ yang diadakan oleh KKI di Jakarta, Hari Sabtu (19/01/2013).

Menurut Bahtiar, pada bulan Februari 2013 ini, konflik Suriah sudah masuk tahun ketiga. Menurut catatan dari laporan FIPS, hingga 18 Januari 2012 telah jatuh korban sebanyak 49.884 jiwa.

“Sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini.

Sementara menurut, Hamdan Basyar dari Pusat Peneliti Politik (P2P), Rezim Bashar Al Assad memang sudah perlu diganti. Keberadaan dinasti Al Assad itu dinilai telah menciptakan Suriah menjadi negara otoriter yang kejam.

“Tahun 1982 ayah Bashar Al Assad pernah membantai 25.000 masyarakat sipil di kota Homs,” jelas salah satu peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini dalam seminar tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara Suripto, selaku Ketua KKI berharap pemerintah Indonesia tidak tinggal diam dalam melihat permasalahan Suriah. Gambaran Suriah dibawah pemerintahan Bashar Al Assad bagi lelaki yang merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini seperti state of terror (Negara Penuh Teror, red).

“Mirip dengan zaman Order Baru di Indonesia,” jelasnya sebagai salah satu nara sumber di seminar tersebut.

KKI yang anggota terdiri dari 30 lembaga kemanusiaan di Indonesia berjanji akan segera memberangkatkan relawan ke Suriah. Pada tanggal 23 Januari 2013, Suripto sendiri akan berangkat ke Turki untuk melakukan konsolidasi dengan lembaga – lembaga kemanusiaan international.

Keberadaan Suripto di sana tidak lain untuk membicarakan langkah-langkah bersama secara international untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi korban kekejaman rezim Bashar Al Assad yang sudah berjalan hampir dua tahun lamanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:indonesiaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muzzamil Yusuf: Korban Densus 88 Silahkan Mengadu ke Komisi III DPR RI
Tulisan selanjutnya Meneguhkan Pernikahan hingga Ajal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?