Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Anggota DPR: Anak Muda Wajib Masuk Pesantren

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 10 Februari 2013 03:16
Bagikan
"Tidak mungkin nenek-nenek disuruh masuk pesantren lagi"
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota Komisi VIII DPR RI Syafwatillah menilai, generasi muda Islam harus belajar di pondok pesantren (ponpes) yang banyak tersebar se-Indonesia. Sebab baginya, bapak-bapak mereka sudah tidak ada kesempatan lagi mengenyam dunia pesantren.

“Tidak mungkin nenek-nenek disuruh masuk pesantren lagi. Tidak mungkin bapak-bapak yang sudah sibuk dimasukkan pesantren. Tapi ada anak muda, wajib hukumnya masuk pesantren,” ujar Syafwatillah dalam sambutannya saat meresmikan Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah, Depok, Jawa Barat, Sabtu (9/2/2013).

Menurutnya, dikatakan wajib karena generasi Muslim saat ini rawan tergerus budaya asing.
“Di era globalisasi seperti sekarang ini, jangankan di luar, di pesantren saja ada yang masih terkontaminasi dengan budaya-budaya barat yang menyimpang dari ajaran Islam,” terangnya.

“Tapi tentu saja, di pesantren jauh lebih baik dari pada berada di luar (pesantren),” lanjutnya lagi.

Menurut Syafwatillah, untuk masuk pesantren tak harus dengan niat muluk-muluk.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Ketika saya dulu dimasukkan oleh orangtua saya ke pesantren, apa tujuannya? Bukan untuk jadi (anggota)  DPR RI, bukan juga untuk jadi kiai,” tandasnya.

Syafwatillah mengaku, orangtuanya saat itu memondokkannya agar dia bisa belajar al-Qur’an dan nilai-nilai agama.

“Agar saya menjadi anak yang sholeh,” tambah kiai yang mengasuh sebuah pesantren di Palembang ini.

Pada acara yang digelar di kompleks Ponpes Hidayatullah, Jl. Kalimulya, Sukmajaya itu, alumnus Ponpes Moderen Ar-Risalah, Ponorogo, Jawa Timur ini menyindir banyaknya lulusan pesantren yang masih menganggur.

Menurutnya, jika ada santri yang tidak bekerja, santri tersebut layak disebut bodoh. Sebab, kata dia, seorang santri memiliki potensi untuk tetap berkarya.

“Gali potensi, raih prestasi,” serunya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Partai Komunis Prancis Tanggalkan Palu dan Clurit
Tulisan selanjutnya Anggota Komisi VIII Resmikan Gedung STIE Dukungan Masyarakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

Berita
24 Oktober 2026 12:58
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Jihad Santri di Era Modern
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?