Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PIARA: Opini Pemimpin Budha, Myanmar Tak Boleh Seperti Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Mei 2013 05:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Opini yang sering  dibangun Wirathu, pemimpin Budha ekstrim di Burma agar Myanmar tidak boleh seperti Indonesia, negara yang dulunya dinilai mayoritas Budha dan Hindu tapi sekarang beralih menjadi mayoritar Islam.

“Saya melihat ada pembiaran terhadap pembantain dan pengusiran kaum Muslim Myanmar oleh pemerintahnya sendiri,” tukas Heri Ariyanto, Direktur Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya Arakan (PIARA) pada hidayatullah.com.

Kelompok 969 yang dipimpin oleh pemimpin Buddhis Wirathu, dinilai telah mengorganisir   kekerasan, pengusiran  kepada Muslim dan meluas kebeberapa wilayah.

Target kelompok ekstrimis Budha ini  adalah mengeliminasi kaum Muslim Myanmar dari basis terbesarnya yaitu di distrik Arakan, kemudian daerah-daerah lainnya.

Gerakan eliminasi Muslim Myanmar yang  dihembuskan ekstrimis Budha 969  menurut Heri semakin menggila. Di daerah Meiktila, misalnya, lebih dari 400 orang tewas, 100 di antaranya anak-anak, 4000 rumah rusak, dan 13 masjid hancur.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Provokasi yang disebarkan oleh Wirathu melalui, orasi, selebaran kertas, dan sticker bertuliskan 969, berhasil menggerakan kaum Budha  memakai cara berupa pembunuhan dan pengusiran secara paksa dari tanah dan rumah-rumah mereka sendiri.”

Heri yang baru saja datang dari Myanmar mengatakan, pemerintah negeri itu dinilai sangat berat sebelah. Bahkan menurutnya, banyak bantuan antar negara yang seharusnya dimanfaatkan oleh kaum Muslim tidak disalurkan pada sasaran. Termasuk shelter-shelter yang dibangun untuk pengungsi Muslim yang murni bantuan dari LSM internasional.

Yang menarik lagi, San Suu Kyi yang dinilai ‘ibu demokrasi’ nya Myanmar justru memberi pernyataan yang ikut memberatkan kaum Muslim.

“San Suu Kyi pun berdiam diri, wanita yang di kenal sebagai tokoh demokrasi Myanmar ini pun ikut mendukung dengan mengeluarkan pernyataannya dalam sebuah forum di Eropa. Ibu demokrasi Myanmar ini mengatakan bahwa dia tidak yakin etnis Rohingya itu bagian dari masyarakat Myanmar atau tidak,” ujarnya.

Yang juga ikut disayangkan Heri, kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  pada tanggal 24 April ke Myanmar dinilai tidak meninggalkan bekas positif terhadap kepentingan umat Islam Myanmar.*/Samsul Bahri

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:budhaMuslimmyanmarold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dari Jakarta Mau Banyak Anak, Dari Flores Cari Berkah
Tulisan selanjutnya Wirathu Dinilai Banyak Kampanye Provokatif Anti Muslim di Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?