Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Dari Jakarta Mau Banyak Anak, Dari Flores Cari Berkah

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 5 Mei 2013 05:00
Bagikan
Bagikan

PERNIKAHAN mubarakah (penuh berkah) secara massal sudah menjadi tradisi khususnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah. Dalam waktu dekat, ponpes yang didirikan Allahuyarham KH Abdullah Said ini akan menghelat Pernikahan Mubarakah Nasional Hidayatullah (PMNH) 2013 di kampus pusat Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pernikahan ini diikuti banyak santri, termasuk dari golongan muda. Lantas, apa sebenarnya alasan mereka berminat mengikuti pernikahan massal ini?

“Untuk mengikuti sunnah Rasul,” aku Nova Tastaftian, salah seorang calon peserta PMNH 2013 kepada hidayatullah.com usai shalat zhuhur berjamaah di Masjid Baitul Karim, Polonia, Jakarta Timur, Kamis (2/5/2013).

Pemuda yang juga takmir masjid tersebut mengaku, pilihannya mengikuti pernikahan mubarakah karena alasan syar’i. Menurutnya, wanita yang dibesarkan di pesantren lebih terdidik keagamaannya. Berbeda dengan wanita pada umumnya yang sudah tergerus pergaulan bebas.

“Entah itu laki-laki, entah perempuan itu duduk bareng. Dan kita lihat juga di Tv-tv banyak seks bebas,” jelas Nova, sapaan akrabnya.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Setali tiga uang, Muhammad Deden, calon peserta PMNH 2013 asal Depok, Jawa Barat juga mengaku ingin menikah di usia muda atas dorongan agama. Baginya, dengan menikah, bisa lebih fokus dalam mengarungi hidup. Keinginannya ikut nikah lewat PMNH pun telah didambakannya sejak lama.

“Memang sudah mengazamkan diri semenjak kuliah semester 5,” ujar Deden saat bincang-bincang dengan hidayatullah.com di jejaring sosial.

Lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim Surabaya tahun 2012 ini  mengaku, ingin memiliki istri yang paham perjuangan Islam.

“Maka saya berfikir, nikah barokah-lah sarana mendapatkannya,” lanjut lajang asal Cianjur yang pada tanggal 28 Mei nanti baru berusia 23.

Sama halnya dengan Nova dan Deden, Usman Aidil Wandan akan turut meramaikan bursa PMNH pada 16 Juni mendatang.

“(Guna) Menyempurnakan separuh agama. Menyatukan visi hidup dalam perjuangan lewat Hidayatullah,” jawab Usman saat ditanya media ini soal tujuannya menikah.

Lajang yang lahir dan besar di Larantuka, Flores Timur ini percaya, lewat nikah barakah nantinya dia akan mendapatkan keberkahan.

“Karena ada doa imam dan jamaah. Jika suatu saat nanti keluarga yang dibina senantiasa mendapatkan keberkahan dari Allah subhanahu wata’ala dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,” sambung pria berusia 26 tahun ini.

Mencari Istri Idaman

Nova, Deden, dan Usman sama-sama meyakini, menikah merupakan proses untuk menjadi Muslim yang lebih sholeh. Mereka tentu menginginkan pendamping hidup yang sholehah. Salah satu proses penjodohan di PMNH, panitia yang memilihkan pasangan tiap calon pengantin.

Nova sendiri, hingga kini sama sekali belum tahu siapa calon istrinya kelak. Walau begitu, dia tak khawatir Tuhan salah memilihkan jodoh untuknya. Dia mempercayakan pasangannya kepada panitia PMNH.

“Yah, insya Allah menerima (keputusan panitia). Tapi ya kan, kadang di dalam hati kita kan ingin yang sempurna,” lanjut pria 25 tahun asal Magetan, Jawa Timur ini.

Yang menarik, ketika ditanya karakter istri idamannya, jawaban Nova tidak muluk-muluk. Baginya, yang penting sholehah dan bisa membimbing anak-anaknya kelak.

“Diharapkan juga bisa saling pengertian di antara satu sama lain. Dan saling membina, saling mengingatkan di antara satu sama lain,” imbuh putra sulung dari pasangan Abu Ngamar dan Dede Sumarna tersebut.

Baginya, soal kecantikan itu relatif. Dalam berkeluarga kelak, dia berharap, bisa mengaplikasikan apa yang telah dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

“Khususnya, saya berminat memang pingin punya anak banyak, salah satunya,” ujarnya sembari tersenyum.

Secara spesifik, Usman mengidamkan istri yang santriwati sekaligus penghafal al-Qur’an. Walau belum tahu dengan siapa akan menikah, Usman yakin panitia akan memilihkan yang terbaik buat dia.

“Insya Allah ana (saya) siap menerima,” ujar lulusan Madrasah Aliyah Raadhiyatan Mardhiyyah Putra (MARAMA) Balikpapan tahun 2006 ini.*/bersambung

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jadi Gay Itu Pilihan, Bukan Takdir!
Tulisan selanjutnya PIARA: Opini Pemimpin Budha, Myanmar Tak Boleh Seperti Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?