Hidayatullah.com–Apa yang telah terjadi di Suriah dan Iraq sangat mungkin terjadi di negara-negara Islam lain, termasuk di Indonesia. Demikian ujar penulis buku karyanya “Zionis & Syiah Bersatu Hantam Islam”, Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi dalam peluncuran bukunya di Restoran Muslim Raden Saleh, Jalan Raden Saleh Raya No. 28, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (31/07/2013) malam.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahaya Syiah jika berkembang di Indonesia. Menurut Pizaro, fatwa kesesatan Syiah yang telah dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur sudah benar bahkan perlu diperkuat berbagai pihak.
“Dan ini seharusnya diikuti oleh MUI-MUI lainnya. MUI Jateng, Jawa Barat, MUI Padang, Pekanbaru,” lanjutnya dalam acara sederhana yang diawali buka puasa bersama dihadiri belasan wartawan ini.
“Peran media Islam sangat penting sekali, karena ini juga yang dimainkan oleh Syiah,” tambahnya.
Sebagai salah satu ikhtiar yang ia sebut ‘membentengi umat Islam’ itu, Pizaro menulis buku “Zionis & Syiah Bersatu Hantam Islam”.
Menurutnya, buku-buku bertema serupa masih sangat langka yang berbahasa Indonesia. Selama ini, kata dia, buku serupa banyak yang berbahasa Arab dan Inggris.
Penulisan ini, kata dia, terinspirasi tulisan-tulisan serupa para ulama dan mujahidin. Di antaranya menceritakan kehidupan umat Islam Ahlus Sunnah yang ditindas rezim Syiah.
“Seperti Syeikh Abu Mus’ab As-Suri yang sudah menulis buku ‘Rezim Nushairiyah’ tahun 2001, sepuluh tahun sebelum terjadi revolusi Suriah, dan sebelum terjadinya dinamika internal seperti sekarang ini. Itu langsung ditulis di pusatnya Syiah sendiri,” tambahnya.
Dari bukunya, ia berharap akan lahir para penulis-penulis yang mengungkap hubungan serupa. Tentu dengan berbagai banyak data dan berbagai analisis.
Menurutnya, buku ini dicetak sebanyak 3000 eksemplar pada Juni 2013. Sejauh ini, sudah sekitar setengahnya telah ludes di pasaran.
Di akhir acara, pihak penerbit membagi-bagikan buku tersebut kepada sejumlah wartawan yang hadir. Beberapa pengunjung Restoran Muslim Raden Saleh yang menyaksikan peluncuran ini pun langsung memesannya.*