Hidayatullah.com– Wakil rakyat berharap pada bulan Ramadhan 1440H/2019 ini, jumlah korban dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas dalam Pemilu 2019 tidak bertambah alias tidak ada lagi yang jadi korban pemilu.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengatakan, di bulan Ramadhan ada kemungkinan bisa lebih banyak korban lagi apabila tidak ada tindakan preventif walaupun sedikit terlambat.
“Kita sudah memasuki bulan Ramadhan, saya berharap tidak ada lagi korban KPPS yang meninggal ataupun sakit dan bisa menjalankan ibadah bulan sekaligus menjalankan tugas di lokasi lokasi perhitugan suara,” harap Mardani dalam rilisnya kepada hidayatullah.com di Jakarta, Ahad (05/05/2019).
Sedikitnya, sudah sebanyak 440 orang petugas KPPS yang meninggal dalam mengurusi pemilu tahun ini.
Baca: 440 Petugas KPPS Meninggal, Mardani: Jokowi Tak Cukup Hanya Berduka
Baca: Penyebab 409 Petugas KPPS Meninggal Harus Diinvestigasi
Mardani pun mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera bertindak atas semakin banyaknya korban meninggal tersebut.
“Pak Presiden (Jokowi) yang terhormat, tolong segera menyediakan anggaran darurat untuk turunkan petugas kesehatan melakukan pendampingan kepada seluruh KPPS hingga selesai perhitungan suara berlangsung,” kata pria kelahiran Betawi ini.
Mardani mengatakan bahwa pada bab ini tidak cukup Presiden hanya mengucapkan berdukacita mendalam, harus ada tindakan kongkret agar tidak semakin bertambah meninggalnya para pejuang demokrasi tersebut.
“Tidak cukup dengan berucap berduka cita. Saya mendesak segera minta anggaran darurat melalui Menteri Keuangan (Menkeu) dan koordinasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) untuk menerjunkan tenaga kesehatan,” ujar politisi PKS ini.
Sebelumnya, Hingga Sabtu (04/05/2019) malam, sebanyak 440 petugas KPPS dilaporkan meninggal dunia, terang sekjen KPU Arif Rahman Hakim kepada wartawan, Sabtu.*