Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komnas KDM Desak Pemerintah Bentuk Komisi Independen

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2013 06:48 6:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Agustus 2013 06:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Komite Nasional untuk Kemanusiaan dan Demokrasi Mesir (Komnas KDM) mendesak agar pemerintah Republik Indonesia (RI) mengangkat kasus kejahatan kemanusiaan (Crime Against Humanity) di Mesir ke United Nation Human Right Council (UNHRC) di Jenewa dan segera membentuk Comission on Inquiry (Komisi Independen).

Demikian disampaikan Komnas KDM saat melakukan audiensi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), Senin (26/08/2013) di Jakarta kemarin.

Rombongan Komnas KDM dipimpin langsung Ketua Umum Soeripto, SH diterima Direktur Timur Tengah pada Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Febrian A Ruddyard.

Dalam kesempatan ini, Soeripto mempermasalahkan pembantaian yang luar biasa sebagai crime against humanity ini tidak mendapat respon yang memadai dari Pemerintah Republik Indonesia selaku negara sahabat.

“Kami juga menyesalkan statemen Presiden RI yang mengatakan agar pihak – pihak terkait mengadakan rekonsiliasi. Adalah aneh, karena mustahil mengadakan rekonsiliasi dengan pihak – pihak yang melakukan kejahatan kemanusiaan,” jelas Soeripto.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, Febrian A Ruddyard menjelaskan bahwa hari ini Menlu RI Marty Natalegawa sedang bertemu Sekjen PBB untuk menyampaikan masalah Mesir.

“Mesir adalah counter part utama. Kita akan sangat kehilangan jika Mesir tidak menjalankan fungsinya,” jelas Febrian.

Ia juga menyatakan bahwa sudah ada shifting (perubahan sikap) dari Presiden RI mengenai Tragedi Kemanusiaan di Mesir ini.

“Kami (Pemerintah RI) juga akan membantu secara netral. Kami terpanggil karena tragedi Kemanusiaan ini, karena itu Kemenlu sedang meminta assesment dari KBRI Mesir,” ungkapnya.

Febrian juga menambahkan bahwa Kemlu akan memfasilitasi Komnas KDM sebagai pihak Independen dalam menyampaikan pesan – pesannya. Pemerintah RI juga akan mendorong resolusi melalui Chapter 7 Dewan Keamanan PBB.

Dalam akhir pertemuan, Komnas KDM meminta Pemerintah RI untuk membantu penjagaan keamanan terhadap relawan Kemanusiaan Indonesia di Mesir dan mengecam kudeta militer yang menjadi sebab utama terjadinya Tragedi Kemanusiaan ini.*/Afwan R

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:crime againt humanity di Mesirkejahatan kemanusiaankomisi independen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakar: Pengibaran Merah-Putih di Konser Metallica Pelecehan
Tulisan selanjutnya perjuangan Penjajah Zionis Manipulasi Kurikulum Pendidikan di Al-Quds

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?