Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menag Harapkan Syarikat Islam Perkuat Perekonomian Umat

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2013 07:19 7:19 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 29 Agustus 2013 07:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali meminta organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam Syarikat Islam (SI) mengevaluasi kembali langkahnya kini, untuk meneguhkan perjuangan seperti pada masa awal-awal berdirinya. Ada tiga hal yang perlu menjadi perhatian. Pertama, peran ekonomi. Sejak berdirinya SI esensinya berbasis para pedagang pribumi.

“Kiprah SI saat ini seharusnya berperan besar menguatkan perekonomian umat, layaknya
SI pada awal kemunculannya dari para saudagar muslim,” kata Menag dalam sambutan pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke II SI di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (28/08/2013).
 
Hadir dalam pembukaan Mukernas ke II tersebut Walikota Makassar Ilham Arif Sirajudin, pejabat Kemenag Kanwil Sulawesi Selatan, dan pengurus Syarikat Islam.

Menag berharap kiprah umat Islam dalam perekonomian terus dimajukan. Ia prihatin umat Islam belum bisa berkiprah banyak pada sektor perekonomian bangsa.

Kedua, penguatan peran pendidikan Islam. SI harus lebih banyak lagi berperan dalam pendidikan Islam. Meski banyak ormas Islam dan ulama sudah berkontribusi dalam pendidikan Islam, namun secara kualitas masih kalah dan tertinggal.

Ketiga, peran politik SI. SI memang bukan parpol, namun bukan berarti SI menjadi apolitik dalam perpolitikan, terutama dalam perjuangannya terhadap umat islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Di bidang politik, SI adalah nenek moyang dan orang tua kandung dari partai-partai Islam, termasuk partai Islam yang ada saat ini,” katanya. Karenanya, Menag berharap kesadaran politik SI kembali tumbuh dan dapat memberi semangat kebangkitan Islam.

Menag mencontohkan, kondisi umat Islam paska reformasi. Karakter umat Islam Indonesia saat ini adalah ego kelompok yang selalu tidak puas. Tidak puas dari kelompok Islam satu, buat kelompok baru. Tidak puas dengan partai satu, buat partai yang lain. Akibatnya, umat Islam semakin terpecah dan tercerai berai. “Dari rakernas inilah kita berharap kembali kebangkitan SI,” tegas Menag, dalam laman Kemenag.

Juga diharapkan Menag, SI diharapkan dapat memperkuat kembali nilai perjuangan seperti keinginan pendirinya, HOS Tjokroaminoto. “Pada masa perjuangan dan kemerdekaan, SI merupakan nenek moyang dan orang tua kandung dari pergerakan Islam di Indonesia. Kita berharap kiprah SI saat ini pun tetap terlihat di masyarakat,” katanya.

Ketua Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam, Raharjo Tjakraningrat menyambut baik keinginan Menag. Raharjo menegaskan perlunya menata ulang semangat perjuangan SI, sebagaimana telah ditegaskan sejak awal oleh pendiri SI, HOS Tjokroaminoto. Sebagai ormas Islam tertua, SI memiliki kiprah yang panjang dalam perkembangan politik sosial dan kemasyarakatan bangsa Indonesia.

Namun, kata Raharjo, seiring berjalannya waktu kiprah SI semakin dilupakan oleh umat Islam. “Kita menyadari kenyataan ini. Untuk itu, inilah pentingnya merevitalisasi kembali langkah perjuangan SI untuk terus tetap melangkah, menjunjung nilai keislaman secara utuh,” katanya.

Sebagai ormas yang melahirkan gerakan politik Indonesia, SI saat ini perlu mengajak kembali semangat bersyarikat Islam sesuai suasana demokrasi di Indonesia saat ini.

Namun demikian, jelas Raharjo, SI menolak sistem demokrasi absolut yang dapat merusak sistem keislaman. Demokrasi perlu dipahami dengan menimbang nilai keindonesian dan keislaman. “Perjuangan inilah yang dibawa pendiri SI, HOS. Tjokroaminoto. Kita konsisten memperjuangkan SI sesuai cita-cita pendirinya,” tuturnya.

SI saat ini tidak memiliki partai dan tidak menjadi partai seperti pada masa dahulu. Akan tetapi perjuangan SI tidak bisa dinafikan dari fakta sejarah perjuangan politik Islam di Indonesia. “SI ada di mana-mana, tapi tidak kemana-mana,” tegas Raharjo.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WHO: Sudah 102 Orang Terinfeksi MERS
Tulisan selanjutnya UEFA Larang FC Shakhter Jagal Domba Sebelum Tanding

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?