Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Perbaiki Peradaban Islam dengan Menggali Khasanah Keilmuan

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 September 2013 16:26 4:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 September 2013 16:26
Bagikan
Dr Khalif Muammar saat diskusi
Bagikan

Hidayatullah.com–Peradaban Islam yang kini telah jauh dari khazanah keilmuan. Akibatnya, peradaban Islam serasa kering. Demikian disampaikan  Prof. Dr. Khalif Muammar Profesor  Madya Centre for Advanced Studies on Islam, Science and Civilization (CASIS) di Universiti Teknologi Malaysia.

“Peradaban itu seperti pohon. Peradaban Islam mempunyai akar yang menjulang ke bumi dan dahan-dahannya menjulang ke langit, ia rindang, tidak kering. Peradaban yang kita bina seharusnya seperti itu sehingga menghasilkan buah-buah yang lezat, tapi peradaban Islam yang kita lihat sekarang tidak seperti itu,” ujarnya  saat mengisi diskusi di  Pusat Studi Peradaban Islam (PSPI) Solo, Jum’at malam, (13/09/2013).

Menurut Khalif, peradaban ibarat sebuah pohon. Salah satu penyebab keringnya peradaban, kata alumni Universitas Mu’tah Jordan ini, karena para Orientalis sengaja memutuskan hubungan umat Islam dari masa lalunya.

“Kemungkinan ada usaha yang dilakukan oleh para Orientalis untuk memutuskan tali sejarah umat Islam dari masa lalunya,” ujarnya.

Doktor jebolan ISTAC ini juga memaparkan, untuk memperbaiki peradaban harus dimulai dari akar terlebih dulu, salah satunya dengan menggali kembali khazanah keilmuan, seperti mengumpulkan kembali manuskrip karya-karya ulama. Termasuk karya ulama Nusantara yang kabarnya hilang dan banyak terkubur.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Usaha yang penting yaitu menggali khazanah keilmuan. Yang penting dari Nusantara ini, yang kita lihat sekarang hanya manuskrip-manuskrip sejarah dan sastra,” terangnya.

Dengan menggali kembali khazanah keilmuan, kata Khalif, kita akan mengetahui masa lalu kita.

 “Sekurang-kurangnya kita tahu tulisan mereka, kita tahu pola pikir mereka karena mereka lah yang menyebarkan Islam di Nusantara. Karena masa lalu itulah petunjuk dari akar, darimana kita bermula,” jelasnya.

Karenanya menurut penulis buku “Islam dan Pluralisme Agama” ini, di sinilah peran-peran ilmuwan Islam untuk meneruskan tradisi keintelektualan Islam dan menggali kembali khazanah keilmuwan, berani melawan arus wacana yang sedang digulirkan Barat dan berani mengkritisinya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:keilmuannusantaraorientalisperadaban Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diancam Pendukung Hary Tanoe, Habib Rizieq Mengaku Tak Takut
Tulisan selanjutnya Habib Munzir Pimpinan Majelis Rasulullah Berpulang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?