Hidayatullah.com–Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu terlihat ikut mengantri di antara para pembesuk Farid Achmad Oqbah, hari Sabtu (13/10/2013).
Selain memberikan dukungan, kehadiran Ahmad Syaikhu juga member bantuan.
“Juga memberikan bantuan,” jelas Ahmad Syaikhu kepada hidayatullah.com menemuinya di Rumah Sakit Awal Bros, KH Noer Ali Kalimalang Bekasi.
Menurut Syaikhu, elemen masyarakat harus memberikan dukungan kepada dai seperti Farid Achmad Oqbah. Sebab menurutnya, dai-dai seperti ini adalah kunci penting dari pembinaan masyarakat.
“Karena mereka menghabiskan hidupnya untuk mendakwahkan dan membina akidah Islam masyarakat,” tambahnya lagi.
Ditanya mengenai perkembangan aliran sesat di Bekasi, Ahmad Syaikhu dengan tegas menjawab. Bahwa kebijakan-kebijakan pemerintah terkait masalah agama tidak bisa dilepaskan dari fatwa ulama.
“Fatwa ulama harus dijadikan rujukan dalam menentukan kebijakan yang mengatur kehidupan masyarakat dalam beragama,” jelasnya yang dengan sabar mengikuti giliran antrian untuk masuk ruang Farid Oqbah.
Hal tersebut juga tidak hanya berlaku untuk Syiah, tapi juga untuk Ahmadiyah.
Pemerintah Bekasi sendiri menurutnya, saat ini selain memerhatikan masalah-masalah keumatan seperti aliran sesat, juga sedang melakukan penertiban terhadap pembangunan rumah-rumah ibadah liar.
Masyarakat diharapkan tidak segan melaporkan disertai bukti dan fakta-fakta yang ada.
“Kita akan terus melakukan penegakan hukum terhadap pendirian rumah ibadah, semua harus mengacu pada peraturan menteri dalam negeri dan kementerian agama,” tutupnya.
Seperti diketahui, Farid Ahmad Okbah, Direktur Islamic Center Al-Islam Bekasi, baru saja mengalami kecelakaan dan saat ini sedang dirawat menemuinya di Rumah Sakit Awal Bros, KH Noer Ali Kalimalang Bekasi.*