Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mantan Staf Mursy: Kudeta Mesir Telah Menewasnya 40 Wanita, 500 Ditangkap

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Desember 2013 09:08 9:08 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 Desember 2013 09:08
Bagikan
Dr Atef Abd. El Fattah Saad El Hadely saat diskusi di Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com- Dalam sejarah Mesir, menangkap dan membunuh wanita adalah sebuah aib. Namun, hal ini tidak berlaku dalam pemerintahan kudeta Mesir saat ini. Demikian disampaikan staf Kementerian Kesehatan pada zaman mantan presidan terguling, Mohammad Mursy, Dr Atef Abd. El Fattah Saad El Hadely) di Jakarta.

Atef Abd. El Fattah Saad El Hadely yang mengaku menjadi saksi hidup kerusuhan berdarah di Mesir akhir tahun 2013 ini mengatakan,  sudah ada 40 wanita meninggal jadi korban. Menurutnya, mereka dibunuh oleh militer Mesir di bawah Jenderal Abdul Fatah Al Sisi. Para korban, baik yang berdemo di Rab’ah maupun daerah-daerah lain di Mesir.

“500 diantaranya telah ditangkap,” tambah Atef Senin (23/12/2013) kemarin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Atef mengaku ini suatu hal yang bertolak belakang dalam budaya orang Mesir. Sejak dulu, budaya Mesir selalu memuliakan perempuan. Sebelumnya ada banyak aktivis Islam ditangkap, namun istri dan anak-anaknya tidak pernah diperlakukan buruk.

“Namun militer pimpinan Jenderal Al Sisi kali ini melakukan pendekatan berbeda, wanita juga menjadi sasaran kebiadaban mereka,” jelasnya.

Ia menilai, militer Mesir juga menggunakan peluru yang tidak biasa.

Hal lain yang ditemukan lelaki yang pernah menjadi dokter relawan saat perang di Jalur Gaza pada tahun 2009 ini adalah peluru-peluru militer. Pasalnya peluru-peluru itu memiliki daya ledak setelah masuk ke dalam tubuh sasarannya.

Atef menjelaskan, bahwa banyak teman-temannya yang menjadi korban mengalami kehancuran seperti ledakan bom. Beberapa detik setelah peluru masuk kepalanya akan meledak.

“Ini juga terjadi ketika mereka tertembak di dada. Saya melihat ada ledakan dalam tubuh dan organ tubuh berserakan keluar,” ceritanya.

Di sisi lain ia juga mengabarkan, meski banyak kadernya jadi korban, organisasi Al Ikhwan Al Muslimun (IM) akan tetap memboikot pemilihan presiden Mesir di masa pemerintahan kudeta saat ini.

Sebelumnya ia juga menyampaikan kerusuhan Mesir dan pembantaikan pada pendukung Pro Mursy ada keterlibatan Amerika dank Syiah-Iran.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kudetaMesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KNKDM Susun “Buku Putih” Kesaksian Korban Tragedi Kudeta Mesir
Tulisan selanjutnya Makanan Halal dan Larangan Merokok di Negeri Gajah Putih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?