Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

HTI: Memilih untuk Tak Memilih Bagian Hak Asasi Manusia

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Februari 2014 13:55 1:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Februari 2014 13:45
Bagikan
Jubir HTI, Ismail Yusanto
Bagikan

Hidayatullah.com–Memilih untuk tidak memilih dalam proses Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan bagian dari hak dalam berdemokrasi. Demikian disampaikan juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto.

“Golput itu bagian dari hak warga negara,” jelas Ismail kepada hidayatullah.com di kantor DPP HTI, Rabu (19/02/2014) kemarin.

Karena itu, adalah tidak tepat jika pemerintah akan memkriminalkan warga negara yang tidak mau ikut Pemilihan Umum (Pemilu), ujar Ismail.

Menurutnya, pemerintah seharusnya menjadikan bahan introspeksi diri mengapa jumlah Golongan Putih (Golput, red) di Indonesia kian meningkat.

“Krisis kepercayaan terhadap pemerintah dan partai politik itulah sebab yang harusnya dijadikan bahan evaluasi, bukan justru memkriminalkan,” tambah Ismail lagi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Senada dengan Ismail, tokoh Gerakan Islam, Mashadi juga menilai bahwa peta politik Indonesia tahun 2014 semakin tidak jelas.

Menurutnya politikus Indonesia hanya menjadikan Pemilu sebagai bahan dagangan politik.

“Jangankan partai non Islam, partai Islam saja kehilangan keseriusannya terhadap perjuangan Islam itu sendiri,” jelasnya pada hari yang sama kepada hidayatullah.com.

Menurut mantan anggota DPR ini, pilihan untuk tidak memilih adalah reaksi alami masyarakat dan umat. Ketidakpercayaan terhadap komitmen partai berangkat dari rasa kecewa terhadap kinerja mereka.

Bukan Solusi

Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), KH Syuhada Bahri sempat menyatakan, umat Islam harus menyalurkan hal politiknya secara baik pada Pemilu tahun 2014. Menurutnya, Golput bukanlah solusi yang baik.

“Golput bukanlah solusi, kalau umat Islam Golput maka yang menang justru kelompok non Muslim atau pihak-pihak yang tidak ingin umat Islam kuat,” ujarnya kepada hidayatullah.com saat ditemui di kantornya, Kamis (30/01/2014).

Ia mencontohkan pendiri Dewan Da’wah, M.Natsir pernah bersikap tidak memilih sebagai bentuk protes Pemilu. Namun sikap tersebut mengakibatkan kondisi dan peran umat Islam semakin terpuruk dalam kancah politik dan tata kelola Negara.

Pendapat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia ini juga sama dengan pendapat Majelis Ulama Indonesia (MUI).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:golput
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya SEM: 72 % Masyarakat Muslim Percaya Syariat Islam
Tulisan selanjutnya Pemred KMH: Ada Santri Sampai Pingsan Buat Majalah, Modal Besar Bukan Masalah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?