Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muhaimin Iqbal: Kita Dimiskinkan Oleh Sistem Yahudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Maret 2014 21:06 9:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Maret 2014 21:06
Bagikan
Pemaparan Muhaimin Iqbal dalam Tabligh Akbar Ekonomi Islam.
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam Tabligh Akbar Ekonomi Islam dengan tema “Tipu Daya Uang Kertas dan Solusi Ekonomi Islam”, Muhaimin Iqbal, founder Gerai Dinar mengungkapkan, saat ini umat Islam di dunia telah “dimiskinkan” oleh sistem Yahudi, yaitu dengan cara pengendalian mata uang.

“Strategi Yahudi salah satunya adalah membuat seluruh orang di dunia harus miskin. Tapi dia mengizinkan satu dua orang super kaya. Kenapa harus dimiskinkan? Karena orang miskin mudah dikendalikan. Dengan apa mereka miskinkan? Dengan cara pengendalian nilai uang,” ungkapnya dalam seminar pada Ahad (9/3/2014) di Masjid Agung Provinsi Riau.

Lebih lanjut lagi, Muhaimin menjelaskan, dampak kemiskinan ini yaitu menurunnya perkembangan fisik masyarakat.

“Rata-rata anak perempuan Indonesia tingginya kurang 7 cm kurang dari seharusnya. Laki-laki Indonesia tingginya 5 cm kurang dari seharusnya. Mengapa? Karena tidak mampu membeli bahan makan yang berupa protein hewani,” katanya.

“Orang Indonesia rata-rata mengkonsumsinya hanya 11 kg/tahun/kapita. Rata-rata dunia adalah 46 kg/tahun/kapita,” jelas Muhaimin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ulama Riau yang juga pakar tafsir Al-Quran, Dr. Musthafa Umar, Lc. MA menjelaskan, strategi musuh di antaranya memang dengan uang kertas.

“Pada masa Rasulullah dahulu, uang yang digunakan adalah dinar, dirham. Ada nilai di dalamnya. Tetapi uang kertas tidak ada nilai di dalamnya.”

“Meskipun kita membahas tentang uang kertas, tetapi sebenarnya yang kita bahaskan ini adalah kaitannya dengan agama, yaitu hilangnya nilai keadilan disebabkan harta benda jatuh ke tangan orang-orang yang tidak beriman,” lanjut alumni tafsir Universitas Malaya, Malaysia ini.

Pembicara lainnya, Abdul Somad, Lc. MA, menjelaskan, untuk membangkitkan kembali ekonomi umat Islam yaitu dengan cara kembali ke mata uang dinar.

“Umat Islam kalau perekonomiannya ingin bangkit kembali, harus kembali ke mata uang dinar,” ujar alumni Darel Hadits Al-Hassania Kerajaan Maroko ini.

Abdul Somad melanjutkan, umat juga mesti memiliki ilmu keislaman yang cukup untuk ber-muamalah, seperti yang pernah diterapkan pada masa Umar bin Khathab.

“Pada masa Umar bin Khathab, orang yang tidak paham tentang jual beli, tidak boleh menjual dan membeli. Si penjual paham fiqih muamalat, si pembeli juga paham. Nanti hasil dari interaksi itu, dikumpulkan berupa zakat dan diserahkan ke baitul maal,” jelasnya.

“Untuk mewujudkannya, harus ada 2 kekuatan. Dari atas, political will, yang mempunyai kekuatan politik. Sedangkan dari bawah, lewat dakwah.”

Tabligh Akbar Ekonomi Islam ini ditaja oleh Tafaqquh Study Club, FSRMM, Universitas Islam Riau dan Bank Indonesia.*/Muhammad Hidayat

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Tahun Politik 2014, Kerawanan Sosial Tidak Hanya di Jakarta
Tulisan selanjutnya Sekolah di Bali Juga Melarang Siwanya Shalat Jumat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?