Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jika Partai Najis, Produk Pernikahan Kita dari Septic Tank?

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Maret 2014 09:02 9:02 am
Ahmad
Dipublikasikan 17 Maret 2014 09:00
Bagikan
Mantan Ketua MUI Pusat, KH Cholil Ridwan
Bagikan

Hidayatullah.com– Gerakan tidak memilih salah satu Calon legislatif (Caleg) partai, terutama partai Islam pada Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang, santer akan dilakukan oleh beberapa organisasi massa (Ormas) Islam.

Karena itu, anggapan bahwa demokrasi tidak sesuai syariat Islam dan seolah-olah harus dijauhi karena masuk pada hal haram seharusnya ditinjau kembali. Demikian disampaikan salah satu penggagas Pengajian Politik Islam (PPI), KH. Cholil Ridwan hari Ahad (16/03/2014) di Masjid Agung al Azhar, Kebayoran Baru Jakarta.

Sebelum ini, Kiai Cholil pernah menemui tokoh yang beranggapan, partai politik (Parpol) itu sebagai barang najis dan parlemen sebagai septic tank (tempat pembuangan kotoran, red). Menurut si tokoh, tidak mungkin kita bisa menegakkan syariat dengan kumpulan najis-najis di Senayan.

“Saya tanya, Ustad tuh, nikah, nggak? Kalau nikah, berarti Ustad menggunakan produk septic tank. Itu yang berjuang menggoalkan UU Perkawinan, najis itu, PPP, dibantu oleh Fraksi ABRI. Anak-anak PII (Pelajar Islam Indonesia) menduduki DPR. Kemudian lahirlah UU Perkawinan. Apakah UU perkawinan tidak bisa kita pakai? UU Pengelolaan Zakat, UU Wakaf?,” ujarnya menjawab sang tokoh.

Karena itu, Ketua MUI Pusat itu menyayangkan jika ada himbauan Golput dari para tokoh Ormas Islam. Padahal, jumlah pengikut mereka bisa mencapai ribuan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Jika itu terjadi, suara umat Islam akan berkurang signifikan. Jika saja 1 juta masyarakat memilih Golput, maka setengahnya berasal dari pengikut Ormas Islam. Hal tersebut sama dengan mengerahkan 500 ribu suara untuk mendukung partai yang tidak mendukung syariat.

“Nah, sekarang bagaimana kita bisa menang, jika umat Islam sudah jauh-jauh hari, Golput?”tanya Ketua Umum Perhimpunan Keluarga Besar PII ini prihatin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:golput
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jika Semua Pemimpin seperti Jokowi, bagaimana Nasib Bangsa?
Tulisan selanjutnya KPAI: PKS Tertinggi Melibatkan Anak-anak dalam Kampanye

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?