Hidayatullah.com–Maraknya pemberitaan tentang aksi pemerkosaan terhadap siswi pelajar tingkat SD dan SMP, belakangan ini dinilai sudah dalam taraf membahayakan.
Menurut anggota Komisi X DPR RI, dari Fraksi PKS, Surahman Hidayat, kasus-kasus tersebut menjadi catatan penting bagi seluruh komponen bangsa, terutama pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam melindungi, menjaga para generasi penerus bangsa.
“Kasus kekerasan seksual pada anak didik, sudah pada tarap membahayakan,” tandasnya dalam rilis yang dikirim hari Jumat (23/05/2014).
“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemuda Olah Raga, dan pihak Kkepolisian, untuk melakukan koordinasi yang intensif agar kasus-kasus kekerasan seksual pada anak-anak di bawah umur dapat di selesaikan,” sambung Surahman.
Menurutnya semua orangtua, tanpa terkecuali pihak pendidikan, masyarakat semuanya, harus memiliki kewaspadaan yang tinggi, untuk melakukan pengawasan, termasuk sosial media dan pornografi harus di kendalikan.
“Kebejatan akhlak berupa kekerasan seksual yang menista adalah akibat terlalu longgarnya pergaulan anak laki-laki dan perempuan, para orangtua saat ini sudah mulai berkurang kepeduliannya terhadap pergaulan anak-anaknya, bahkan tidak sedikit pihak orangtua yang lalai membiarkan anak gadis mereka keluyuran hingga larut malam,” ungkapnya lagi.
Ketahanan keluarga menjadi penting di hadirkan, di samping yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana penanaman nilai-nilai moralitas pada anak-anak menjadi satu hal yang mendesak.
“Karena dari kesadaran moralitas yang ada di agama itulah yang akan mampu menghidari bentuk-bentuk penyelewengan prilaku,” tutup Surahman.*