Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Keluarga Harmonis, Cara Jitu Hadapi Gerakan Feminisme

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Juni 2014 06:54 6:54 am
Ahmad
Dipublikasikan 24 Juni 2014 06:54
Bagikan
Kehangatan di rumah berpengaruh pada perkembangan psikis anak-anak
Bagikan

Hidayatullah.com–Di tengah derasnya arus liberalisme dan suntikan paham feminisme, para orangtua memiliki pekerjaan rumah yang tidak sedikit dalam mendidik anak. Nilai-nilai moral dan agama yang tertanamkan dengan baik, membentengi rumah tangga terseret arus tersebut.

“Mau kayak gimanapun goyangannya, tapi kalau nilai-nilai agama dipahami anak-anak, paham feminisme tidak bisa merusak keluarga,”tutur, Doktor Tafsir Al Quran Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, Dr Saiful Bahri, MA dalam Training For Trainers (TFT) Feminisme dan Kesetaraan Gender dalam Perspektif Islam, Senin (23/6), di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta.

Ia melihat, para feminis dan pejuang gender cenderung memiliki trauma terkait  pola asuh keluarga. Keharmonisan keluarga, kata Saiful, cara jitu menangkal wacana feminisme.

Bulan Ramadhan menjadi momen terbaik penguatan komitmen keluarga harmonis.

“Ini saat terbaik memulai proyek-proyek yang bisa saling mengeratkan hubungan diantara anggota kelurga,”paparnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Proyek keluarga tersebut seperti membaca Al Quran bersama-sama sesaat sebelum buka puasa. Berbuka puasa dipimpin oleh ayah sebagai kepala keluarga, mendekatkan hubungan orangtua-anak. Selain itu, kepercayaan diri anak meningkat tatkala Ia mengayunkan langkah ke masjid ditemani orangtuanya.

Saiful menambahkan, momen kebersamaan tersebut akan meningkatkan efektifitas penyampaian nilai-nilai agama. Momen-momen tersebut diantaranya saat berbuka puasa, pergi ke masjid untuk shalat tarawih, dan pada waktu sahur.

Ibu bisa mengusulkan proyek pemberian hadiah pada tetangga yang kurang mampu.

“Ayo kita pergi ke keluarga A!Ini sumbangan dari ayah, ini sumbangan dari ibu, dan ini sumbangan dari anak-anak,”ujar Wakil Ketua Komisi Seni Budaya MUI Pusat itu mencontohkan.

Kunjungan ke rumah kerabat bisa mengeratkan hubungan diantara keluarga besar.

Ia mencontohkan,  masjid-masjid di Mesir punya kebiasaan mengundang banyak orang berbuka puasa bersama. Masjid juga mengadakan qiyamulail.

“Jika anak selalu diikutkan, dia akan melihat, program keluarganya begitu beragam,”ungkapnya.

Bahkan, kedewasaan anak bisa mulai dilatih dengan membahas topik ceramah khatib sepulang shalat tarawih. Bisa jadi, tambah Saiful, berbagai proyek spiritual tersebut menjadi momen terindah dalam hidup anak.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:feminismegenderislamKeluarga Muslimliberalisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bagai Endemik Menular, LGBT Harus Diobati!
Tulisan selanjutnya Peluru Terakhir “Tante Dolly”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?