Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ditawari Mega Menteri, Risma Pilih jadi Dosen ITS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 September 2014 12:27 12:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 September 2014 12:27
Bagikan
Dari kiri: Wakil Walikota Surabaya Wisnu Sakti Buana, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Megawati Soekarno Putri, dan Gubernur DKI, Joko Widodo, saat konferensi pers di Gedung VIP Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo
Bagikan

Hidayatullah.com—Umumnya orang ingin berlomba-lomba masuk partai dan ingin masuk kabinet. Yang aneh justru Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya.

Kabar terbaru menyebutkan, ia pernah bertemu Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri yang telah menawarinya menjadi menteri. Anehnya ia menolak masuk jadi menteri di kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla dan lebih suka menjadi dosen.

“Aku sudah ngadep (menghadap) Bu Mega aku tidak mau jadi Menteri. Bu Mega tahulah aku yok opo, Bu Mega tahu gimana aku ini,” kata Tri Rismaharini, dikutip laman suarasurabaya.net,  Senin (08/09/2014).

Risma mengaku sebelumnya telah bertemu Mega, namun ia mengaku menolak.

“Saya sampaikan ke Bu Mega, terus dia (Mega) menjawab, o gitu ya mbak, tak pikir Mbak Risma kepengen, ya tak jawab, ndak Bu,” ujar Risma lagi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Risma mengaku saat ini dia sudah terikat kontrak lima tahun untuk menjadi Wali Kota. Apalagi, di awal menjabat Wali Kota, banyak gangguan politik yang menjadikan Risma tak bisa melayani masyarakat.

“Masalahnya kan gini, aku itu lima tahun kontrakku (sebagai Wali Kota). Berapa bulan (awal menjabat) kemarin aku ndak bisa kerja (karena gangguan politik di DPRD). Kalau tak ambil (ditinggal jadi menteri) aku sekian bulan kan bohongi masyarakat Surabaya,” kata dia.

Risma membantah jika alasan penolakan untuk dijadikan menteri ini semata karena dirinya kepengen kembali menjadi Wali Kota Surabaya.

“Jabatan itu amanah, Tuhan yang mengatur, aku ndak bisa berharap,” kata dia.

Bahkan, kini Risma mengaku telah mengurus kepindahan statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot untuk bisa beralih ke PNS sebagai dosen di ITS.

“Yang jelas sekarang aku ini ngurus prosesku pindah, akukan masih PNS, dari Pemkot Surabaya ke ITS, aku dadi dosen di sana. Aku tetap PNS (jika pensiun Wali Kota) tapi aku dosen di ITS,” ujarnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MegawatiPartai Keadilan SejahteraPKS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mencermati Krisis Politik di Pakistan
Tulisan selanjutnya Al-Sisi Bantah Berita Mesir akan Serahkan Sinai ke Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?