Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PBNU Ingatkan Jokowi Tak Hapus Kementerian Agama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 September 2014 10:54 10:54 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 September 2014 10:50
Bagikan
Jokowi bersama tim suksesnya saat berkunjung ke Kantor PBNU Jakarta usai Pemilu Juli 2014
Bagikan

Hidayatullah.com-Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) menilai tidak tepat jika Jokowi-JK akan menghapus Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menjadi Kementerian Haji, Zakat dan Wakaf.

Justru, jika hal itu dilakukan, tanpa terasa akan terjadi sebuah pengingkaran terhadap konsesus atau kesepakatan pendiri bangsa saat itu.

“Bagaimana pun Kemenag adalah kementerian yang memiliki sejarah luar biasa. Oleh karena itu, sebaiknya biarkan Kemenag tetap ada dalam kabinet pemerintahan,” demikian pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Umun PBNU Pusat, Slamet Efendy Yusuf dalam menyikapi wacana kabinet Jokowi-Jk yang dikabarkan akan menghapus Kemenag RI dan akan menggantinya dengan Kementerian Haji, Zakat dan Wakaf kepada hidayatullah.com, Rabu (17/09/2014) pagi.

Sebagaimana yang masyarakat ketahui, sambung Efendy, pada awal kemerdekaan ada pegulatan dimana negara Indonesia ingin dijadikan sebagai negara Islam atau negara yang murni sekuler. Lalu, dipilihlah sebuah konsesus, mengacu pada dasar negara yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945, menyatakan bahwa negara harus berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa.

“Tadinya, di awal naskah ada istilah kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya,” imbuh Efendy.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dari situlah, kata Efendy, supaya negara Indonesia tidak menjadi negara sekuler maka dibentuklah Kemenag. Karena kemenag merupakan bagian tak terpisahkan dari konsesus bangsa untuk menjadikan negara Indonesia menjadi negara Pancasila.

“Negara Pancasila itu bukan negara agama tetapi bukan juga negara Sekuler,” pungkasnya.

Sementara itu, jika dilihat dari segi fungsi, menurut Efendy, penghapusan Kemenag RI itu tidak terlalu mengganggu tetapi kurang tepat. Sebab, Kemenag itu lebih dari Kementerian Haji, Zakat dan Wakaf. Tetapi juga berkaitan dengan pendidikan Islam serta pembinaan sebuah agama.*/Achmad Fazeri

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Joko widodoJokowiKemenagPBNU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UU PDKRT Berpotensi Timpang dan Menggugat Norma Agama
Tulisan selanjutnya Dibantu Amerika Tentara Kurdi Rebut Desa-Desa Kristen di Iraq dari ISIS/ISIL

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?