Hidayatullah.com–Ketua Komisi G Bidang Agama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ramli Sulaiman, mengatakan, meskipun Qanun Jinayat juga mengatur para pelaku kelainan seksual seperti gay (homoseksual), dan lesbian.
Dalam qanun tersebut, tercantum pasal 61 dan 62 yang mengatur persoalan liwath atau (gay) dan musahabaqah (lesbian) yang diancam hukuman cambuk maksimal 100 kali atau denda paling banyak 1.000 gram emas.
“Jika mengulangi perbuatannya, hukuman denda mereka dapat ditambah,” ungkap Ramli dikutip laman Analisa.
Selain Qanun Jinayat, akan disahkan pula enam qanun lainnya: Rancangan Qanun tentang Pajak yang merupakan perubahan atas Qanun Nomor 2 Tahun 2012, Rancangan Qanun tentang Pembentukan Bank Aceh Syariah, Rancangan Qanun tentang Pengelolaan Keuangan Aceh yang merupakan perubahan atas Qanun Nomor 1 Tahun 2008.
Selanjutnya Rancangan Qanun tentang Pokok-pokok Syariat Islam, Rancangan Qanun tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Rancangan Qanun tentang Ketenagakerjaan di Aceh.*