Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Temuan Rumah Dakwah Riau: Ada Indikasi Imigran Syiah Lakukan Praktek Prostitusi di Pekanbaru

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Maret 2015 05:41 5:41 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Maret 2015 06:00
Bagikan
Imigran gelap diamankan petugas setelah terjaring razia
Bagikan

Hidayatullah.com- Anggota Peneliti Rumah Dakwah Riau, Roni Candra membenarkan berita tentang kebiasaan sejumlah kaum perempuan di Pekanbaru, yang menggandeng para imigran Syiah (menetap di rumah detensi imigran yang berlokasi di belakang Purna MTQ, Pekanbaru.red) sebagai pasangan kencan.

Roni menuturkan dari hasil pemantauan yang dilakukan tim peneliti Rumah Dakwah Riau, apa yang para imigran lakukan memang besar terindikasi ke arah praktek prostitusi atau tindakan amoral.

“Indikasi ke arah prositutsi sangat banyak, biasanya mereka (para imigran Syiah) didatangi dekat penampungan-penampungan dan dijemput menggunakan mobil,” kata Roni kepada hidayatullah.com, Kamis (12/03/2015).

Roni juga menyampaikan jika pihaknya sudah mengunjungi Kepala Rudenim Pekanbaru. Namun, lanjutnya, dengan banyaknya laporan dari berbagai pihak maupun media yang telah memberitakan kasus itu, respon Kepala Imigrasi sampai saat ini masih biasa saja.

“Tanggapan Kepala Rudenim normatif saja, jika ada warga yang melihat langsung laporkan saja,” ujar Roni yang juga aktif sebagai Humas Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Pekanbaru.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, Roni menyampaikan sikap Pemerintah Daerah sendiri terkait kasus tindakan amoral imigran Syiah baru sebatas melakukan razia-razia saja.

“Ada sebuah café di sekitaran jalan tangkuban perahu, di mana café tersebut memang banyak menampung para imigran itu, tempat mereka ngumpul dan kegiatannya mengindikasikan ke arah prositusi atau tindakan amoral. Bahkan saya dapat laporan dari warga sekitar, café tersebut milik warga Iran yang menikah dengan warga Pekanbaru,” pungkas Roni.

Hingga saat ini kedatangan imigran gelap dari sejumlah negara di Pekanbaru, Riau, semakin menjadi persoalan. Jumlah imigran yang konon sudah mencapai angka 1.000 orang banyak sorotan berbagai pihak, tak terkecuali pemerintah daerah setempat. [Baca: Imigran Timteng di Pekanbaru Resahkan Masyarakat]

Pasalnya, mereka bisa bebas berkeliaran bebas di jalan-jalan dan ada kabar tak sedap yang tersiar. Ada di antara mereka yang disebut terlibat dalam praktik ilegal, semacam prostitusi, penyebaran ajaran Syiah. Belakangan muncul pula kabar tentang kebiasaan sejumlah kaum perempuan di Pekanbaru yang menggandeng para imigran itu sebagai teman kencan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:perempuanprostitusisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH Hasyim Muzadi: HAM Siapa Yang Dibela Komnas
Tulisan selanjutnya Berikhtilaf dengan Akhlakul Karimah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?