Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Manusia Tak Akan Nikmati Kedamaian Jika Mengusung Paham Liberal Dalam Jalani Kehidupan

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Mei 2015 08:31 8:31 am
Ahmad
Dipublikasikan 4 Mei 2015 08:22
Bagikan
Dr Jeje Zainuddin
Bagikan

Hidayatullah.com- Manusia pada akhirnya tidak bisa menemukan atau menikmati kedamaian, keteraturan dan keharmonisan dalam kehidupan jika mengusung ide atau pemikiran liberalisme, karena batasan hak antara orang satu dengan lainnya itu cuma satu yaitu selama perbuatan itu tidak mengganggu orang lain (tidak memiliki parameter yang jelas, red).

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Komisi Bidang Hukum Majelis Intelektual dan Ulama Muda (MIUMI) Indonesia, Dr Jeje Zaenuddin usai acara bedah buku bertajuk “Metode dan Strategi Penerapan Syari’at Islam di Indonesia” di Ruang Utama Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan, belum lama ini.

“Jika suatu hukum tidak memiliki batasan atau parameter yang jelas maka kepastian hukum tidak akan pernah ada,” tegas Jeje.

Maka, menurut Jeje, suatu negara yang tidak memiliki batasan hukum yang jelas akan kesulitan dan capek sendiri dalam menangani dan menyelesaikan masalah-masalah atau konflik yang sedang terjadi.

“Negara akan kesulitan ketika harus menangani konflik yang terjadi di antara warganya (kamu melanggar hak saya dan begitu seterusnya,red), itu akan capek sekali negara,” ungkap Jeje.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Karena itu, masih menurut Jeje, di negara-negara liberal orang yang paling menarik keuntungan itu adalah seorang lawyer. Bahkan, lanjutnya, komposisi masyarakat dengan lawyer di negara-negara liberal itu 1 banding 100, maksudnya 100 keluarga dengan 1 lawyer.

“Di sana orang bertetangga saja itu sering berantem dan mereka butuh lawyer. MasyaAllah, itulah rusaknya negara liberal,” ungkap Jeje merasa prihatin.

Sementara dalam Islam, kata Jeje, tidak seperti itu karena menurutnya batasan dengan tetangga itu sudah jelas, batasan antara suami-istri pun juga jelas. Jadi, lanjutnya, pada akhirnya jika bicara jujur mereka yang mengusung liberalisme dalam bidang hukum maka harus tunduk. Sebab tidak bisa liberalisme dilandasi dengan hukum.

“Hukum sendiri itu adalah batas ikatan, setelah fungsinya mencegah, dan melindungi. Lalu, bagaimana hukum bisa dibangun di atas kebebasan, sementara hukum itu sendiri adalah menjaga dan melindungi?” pungkas Jeje.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:liberalpanduan hidup
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setelah Rakyat Marah, Akhirnya Polisi Baltimore Digugat atas Kematian Tahanan Kulit Hitam
Tulisan selanjutnya Konsep Pendidikan Islam; Karakter Saja Tak Cukup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?