Hidayatullah.com—Hots acara Kick Andy Show yang biasa disiarkan oleh Metro TV Andy Flores Noya menangis setelah mendapat Kalung Salib Mgr Johanes Maria Trilaksyanta Pujasumarta.
“Semalam saya mendapt banyak pertanyaan apakah benar ketika di acara amal di Semarang saya menangis? Ya betul. Waktu itu saya menangis karena Uskup Semarang, Mgr Johanes Maria Trilaksyanta Pujasumarta tiba-tiba melepas Salib dadanya lalu mengalungkannya ke saya,” ujar Andy F Noya dalam aku Facebook Kick Andy Show, Rabu (20/05/2015).
Adegan yang berlangsung singkat itu menurut Andy di luar dugaannya.
“Salib Dada (crux pectoralis atau pektoral) merupakan salah satu lambang jabatan yang biasa dipakai Bapa Suci, Kardinal, Uskup, dan Kepala Biara,” ujarnya lagi.
“Saya merasa tidak pantas mendapatkan penghargaan dan kehormatan yang begitu tinggi dari seorangg uskup. Apalagi saya bukan pemeluk Katolik. Maka air mata saya tidak tertahankan lagi. Saya semakin merasa tidak pantas setelah belakangan tahu bahwa Salib Dada tersebut adalah pemberian Bapa Suci Benedictus XVI ketika Mgr Pujasumarta melakukan kunjungan ad lima apostolirum ke Vatikan pada 2011. Sampai hari ini saya tidak percaya benda seberharga itu diberikan kepada saya,” ujar mantan wartawan Tempo ini.
Dalam sebuah laman media milik gereja, Andy F. Noya, presenter Kick Andy mengaku ogah masuk gereja sejak tahun 1978 karena bayarannya kecil. Keputusan ini berlanjut hingga ia menikah.
“Hanya sampai gerbang gereja mengantar istri, saya langsung banting stir dan pulang ke rumah,” ujarnya.
Namun yang menarik, meski ogah masuk gereja, ia menuturkan tayangan Kick Andy dipuji pendeta ikut menjadi pekabaran Injil.
“Pendeta itu bilang tayangan Kick Andy yang saya pandu merupakan wadah pekabaran Injil yang saya lakukan,” ujarnya.
Andi pun melakukan riset di seluruh tayangannya. Memang benar, ia menjumpai banyak kata-kata yang mengandung pesan alkitabiah sebagamana dikutip laman ebahana.com.*