Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelacur ini Mengaku Tak Sengaja Membunuh Petinggi Google dengan Heroin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2015 20:16 8:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2015 20:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang wanita pelacur asal California mengaku bersalah melakukan pembunuh tidak sengaja atas seorang petinggi Google bernama Forrest Timothy Hayes dan memberikan pria itu heroin dengan dosis berlebihan saat mereka berada di kapal pesiarnya.

Seorang hakim di pengadilan tinggi Santa Cruz County menghukum pelacur bernama Alix Tichelman itu dengan penjara 6 tahun, setelah terdakwa melakukan tawar-menawar dengan pengadilan agar dakwaan pembunuhan tak berencananya dicabut dan diganti dengan pengakuan bersalah menghilangkan nyawa Hayes tanpa sengaja.

Pihak berwenang mengatakan Tichelman menyuntikkan heroin ke tubuh Hayes pada Nopember 2013, kemudian meninggalkannya tanpa pertolongan ketika pria itu tak sadarkan diri di perahu mewahnya. Pihak berwenang mengatakan keduanya mengkonsumsi narkoba dan melakukan hubungan seks di malam Hayes tewas. Tichelman sebelumnya sudah beberapa kali disewa Hayes.

Dilansir Associated Press Selasa (19/5/2015) yang mengutip keterangan pengacara wanita penjaja seks itu, Larry Biggam, Tichelman dikeluarkan dari tahanan sambil menunggu proses pengadilan selanjutnya. Dia diperkirakan hanya akan menjalani hukumannya selama 3 tahun, dan masa tahanan yang sudah dijalaninya hampir satu tahun akan dihitung ke dalam masa hukuman yang telah dijalaninya.

Tichelman, yang disebut-sebut sebagai wanita pelacur bertarif mahal, menurut pengacaranya setuju untuk mengaku bahwa dia secara tidak sengaja menyuntikkan heroin dalam dosis berlebihan kepada Hayes disela-sela keduanya sedang melakukan hubungan seks.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pelacur itu ditangkap delapan bulan setelah kematian Hayes, setelah rekaman kamera pengawas menunjukkan sesosok wanita sedang meringkas barang-barang miliknya, lalu dengan santai melompati tubuh Hayes, menghabiskan segelas minuman anggur, lalu menurunkan tirai penutup jendela sebuah perahu mewah di pelabuhan Santa Cruz, pada malam sebelum mayat Hayes ditemukan, lapor AP.

Hayes, 51, adalah pria berstatus menikah dengan lima orang anak. Ketika tewas di tangan pelacur langganannya dia masih terikat tali pernikahan dengan Denise yang nikahinya 17 tahun silam. Hayes merupakan petinggi di laboratorium riset Google X.

Tichelman sedang bersiap-siap pindah dari California ketika ditangkap. Wanita berusia 27 tahun yang menjalani profesi sebagai pelacur ini berasal dari keluarga kaya dan memiliki kewarganegaraan ganda, Amerika Serikat dan Kanada.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [video] Setelah Cengkok Jawa, Netizen Dikagetkan Video Paduan Suara Campur Bacaan Al-Quran
Tulisan selanjutnya Andi Noya Menangis Dapat Salib Dada Uskup Semarang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?