Hidayatullah.com– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Cholil Ridwan mengatakan bahwa TNI itu seperti abang kandungnya Polri. Jadi, sudah semestinya TNI bisa mencontoh kebijakan positif yang dibuat Polri terkait dengan izin berjilbab bagi anggotanya (polwa.red).
“TNI kan abang kandungnya Polri yah, mestinya TNI ikut saja apa yang telah dilakukan Polri mengenai aturan berjilbab. Tah, meski dahulu Polri banyak alasan akhirnya ditetapkan juga Surat Keputusan (SK) tentang jilbab polwan. Saya rasa tinggal menunggu waktu saja,” kata KH. Cholil saat dihubungi hidayatullah.com, Senin (01/06/2015).
Jadi, menurut KH. Cholil panglima TNI nggak perlu melemparkan wacana mengenai jilbab bagi Korps Wanita (Kowan) TNI ke media tetapi, alangkah baiknya Panglima Moeldoko itu langsung saja membuat aturannya yang kemudian disahkan melalui sebuah SK sebagaimana Polri.
“Saya rasa panglima TNI nggak usah melempar wacana soal jilbab bagi kowan TNI ke media, langsung saja penglima TNI action membuat SK kemudian disahkan, seperti SKnya Kapolri soal jilbab. Tah akhirnya seperti itu juga. Keputusan jilbab itu juga bagi yang mau,” kata KH. Cholil.
KH. Cholil mengungkapkan bahwa wacana jilbab bagi kowan TNI akan dibahas pada Ijtima’ Ulama di Tegal, 7-10 Juni 2015 ini. Karena, lanjutnya, semua masalah-masalah keumatan (seperti jilbab bagi kowan TNI.red) biasanya dikumpulkan MUI yang kemudian dibahas bersama.
“InsyaAllah soal jilbab bagi kowan TNI akan dibahas pada Ijtima’ Ulama awal bulan Juni ini,” pungkas KH. Cholil.*