Hidayatullah.com–Politikus senior Amien Rais mulai meragukan kemampuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatasi permasalahan bangsa yang cenderung datang bertubi-tubi. Di antaranya indikasi perekonomian dalam negeri yang dianggap lesu dan implikasi buruknya terasa nyata.
“Tadi Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo mengangkat isu yang sangat penting bagi kita semua. Menurut HT bulan-bulan ke depan terjadi kelesuan ekonomi semakin terasa, pengangguran semakin meluas, nilai tukar rupiah terhadap dolar belum pulih, kemudian banyak pabrik-pabrik berguguran dan tutup,” kata Amien di Kantor DPP Partai Perindo, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, (27/6/2015) dikutip metronews.
Politikus PAN ini meminta Presiden Jokowi bersikap dengan tegas serta mengambil langkah cepat. Bagi dia, tidak ada kata menunggu dalam penanggulangan sejumlah permasalahan tersebut.
“Karena kalau sudah hilang momentum itu, yang tadinya mendukung bisa-bisa menjadi anti. Jadi Pak Jokowi kritis sekali karena itu saya doakan sebagai anak bangsa, mudah-mudahan segera ada perubahan jangan menunggu terlalu lama,” tukas dia.
Untuk menghadapi itu, Amien ingin penciptaan kondisi politik yang tenteram dahulu. Ia meminta Presiden Jokowi mencari solusi agar kondisi politik yang tak kunjung menentu dapat mereda. Seperti halnya, nasib dua partai yang kini masih tersandera konflik internal.
“Jadi menurut saya rumusnya politik segera dibuat stabil. Jangan lagi Pak Yasonna mengutak-atik Golkar, PPP dan lain-lain. Supaya bisa duduk bersama-sama masalah ekonomi sedemikian berat diusahakan bersama-sama,” ungkap dia.
Namun, jika Presiden Jokowi masih tetap diam dan cenderung tidak melakukan apa-apa, mantan Ketua MPR menegaskan, dirinya tak bisa menyembunyikan keraguannya atas kemampuan presiden di suasana yang dianggap kritis ini.
“Saya mulai meragukan apakah Pak Jokowi capable. Mudah-mudahan capable sudah dipilih rakyat. Jadi jangan sampai mengecewakan,” pungkas Amien.*