Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gus Hamid: Pernyataan Haidar Soal Toleransi Bermasalah

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2015 09:04 9:04 am
Ahmad
Dipublikasikan 22 Agustus 2015 09:04
Bagikan
Direktur Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS), Dr. Hamid Fahmy Zarkasi
Bagikan

Hidayatullah.com- Direktur Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS), Dr. Hamid Fahmy Zarkasi menilai pernyataan yang mengatakan pelajaran agama mengajarkan intoleransi adalah sarat masalah.

Menurut Gus Hamid, demikian ia akrab disapa, jika menggunakan cara berpikirnya seperti itu, berarti penanaman agama di sekolah-sekolah tidak perlu diarahkan untuk menuju keyakinan agama yang mutlak. Sebab, jika keyakinan terhadap agama tidak mutlak berarti itu bukan keimanan melainkan keyakinan biasa yang bisa diubah-ubah.

“Semua agama secara teologi tidak ada yang mentolerir agama lain. Artinya supaya kita sadar bahwa secara teologis itu tidak ada agama yang toleran terhadap agama lain,” tegas Gus Hamid  kepada hidayatullah.com Jum’at (21/08/2015)menanggapi pernyataan Haidar Bagir mengenai anggapannya bahwa pelajaran agama di sekolah mengajarkan intoleransi.  [baca: Haidar Bagir Anggap Pelajaran Agama Ajarkan Intoleransi]

Gus Hamid mempertanyakan pernyataan Haidar, pertama toleransi seperti apa yang diinginkannya?  Kedua, kalau seandainya yang disebut toleransi adalah hubungan sosial antara Islam dengan kelompok atau agama lain, menurutnya, Islam itu sudah mempunyai fikih (aturan) yang tidak perlu dipersoalkan.

“Fikih itu bisa saja ditambahkan dan di dalam kehidupan nyata itu sudah dijalankan, kenapa harus dipersoalkan? Di dalam kehidupan sosial umat Islam itu sudah sangat toleran. Jadi, kalau sudah toleran kenapa harus menganggap pelajaran agama mengajarkan intoleransi?” ujar Gus Hamid.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Gus Hamid, pernyataan Haidar itu bermasalah dan sangat tidak masuk akal kalau mengatakan bahwa pelajaran-pelajaran agama di sekolah itu mengajarakan intoleransi atau mungkin mengarah kepada terorisme.

“Apa yang dimaksud dengan toleransi menurut Haidar, itu bisa saja ingin dia belokkan ke tujuan tertentu,” cetus Gus Hamid.

Gus Hamid mengatakan jika sekarang Islam dikatakan tidak toleran berarti sejak dahulu Islam tidak toleran terhadap agama atau kelompok lainnya. Padahal, Islam sudah sangat toleran terhadap agama atau kelompok lain.

“Dan toleransi itu sudah berjalan dari dulu, berarti tidak logis jika sekarang dikatakan pelajaran agama di sekolah mengajarkan intoleransi. Saya rasa itu pernyataan yang tidak bertanggungjawab,” pungkas Gus Hamid.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gus Hamidhaidar bagirHamid Fahmy ZarkasiINSISTSInstitute for the Study of Islamic Thought and Civilizationpelajaran agamatoleransi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku LGBT Seharusnya Diselamatkan, Bukan Dijerumuskan [1]
Tulisan selanjutnya Pelaku LGBT Seharusnya Diselamatkan, Bukan Dijerumuskan [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?