Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Said Aqil: “Kalau Anti Tahlilan Maka Kita Ragukan Pancasilanya”

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2015 09:35 9:35 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Agustus 2015 06:15
Bagikan
Dr Said Aqil bersama tokoh lintas agama dalam Halaqah Kebangsaan bertema "Pancasila Rumah Kita: Perbedaan adalah Rahmat" di Aula Gedung PBNU Lantai 8, Jakarta Pusat
Bagikan

Hidayatullah.com- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (Ketum PBNU), Dr Said Aqil Siroj mengatakan bahwa Islam Nusantara dalam kesimpulannya adalah Islam yang mampu melebur dengan budaya, menghargai tradisi dan warisan nenek moyang yang beragam serta tidak bertentangan dengan syariat Islam.

“Seperti minuman keras, hubungan bebas dan makan babi, itu jelas-jelas yang dilarang syariat Islam. Selain itu, semua diterima oleh Wali Songo,” kata Said Aqil dalam Halaqah Kebangsaan bertema “Pancasila Rumah Kita: Perbedaan adalah Rahmat” di Aula Gedung PBNU Lantai 8, Jakarta Pusat, Rabu (26/08/2015).

Sementara itu, kata Said, Islam Nusantara dalam ranah politik sosial akan mengerucut menjadi nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila hakikatnya adalah inti sari dari Islam Nusantara,” tegas Said.

Ia mengutip perkataan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, katanya, Sila Pertama dari Pancasila ‘Ketuhanan yang Maha Esa’ itu disebut tahlil ‘Laaillaha Illallah’.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kedua, Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab itu artinya semua jamaah dari tahlilan makan bersama lalu pulang membawa berkat (bingkisan,red) semua.

Ketiga, Persatuan Indonesia artinya di dalam tahlilan itu jamaah duduk bersama dan seterusnya.

“Walhasil nilai-nilai Pancasila ini ada di dalam tahlilan,” ujar Said.

“Pokoknya yang tahlilan mantap sekali Pancasilanya. Kalau anti tahlilan maka kita ragukan Pancasila-nya,” tuduh Said yang disambut dengan tepuk tangan peserta.

Lebih lanjut lagi, ia mengatakan, Islam Nusantara mewarnai kehidupan warga Nahdhatul Ulama (NU) dalam kehidupan sehari-hari sehingga menurutnya tidak perlu dilakukan pendoktrinan bahwa Islam itu anti terorisme, radikalisme dan lain sebagainya.

Acara ini juga menghadirkan pembicara di luar Islam, seperti; Romo Edi Purwanto dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Pendeta Albertus Patty dari Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) dan Biksu Dutawira Mhastavira dari Perwalian Umat Budha Indonesia (Walubi) sebagai pembicara.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:NUpancasilaPBNUSaid Aqil Sirojtahliltahlilan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Karena Dai Juga Manusia
Tulisan selanjutnya Muslimah Indonesia di Perth Selenggarakan Women Eid Festival

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Berita
11 Juni 2026 18:23
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet

Terbaru

  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?