Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

FOZ Prihatin 3 Syarat GIDI pada Umat Islam Tolikara jika Ingin Aman Rayakan Idul Adha

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 September 2015 13:56 1:56 pm
Ahmad
Dipublikasikan 8 September 2015 11:58
Bagikan
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Papua Lipiyus Binilek (kedua kanan) didampingi Staf Khusus Presiden Lennys Kogoya (kedua kiri) serta sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) memaparkan hasil pertemuan tertutup di Jakarta bulan Juli 2015 [ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekretaris Jenderal (Sekjend) Forum Zakat Nasional (FOZ), M. Sabeth Abilawa mengaku prihatin tiga syarat dari Gereja Injili di Indonesia (GIDI) terhadap umat Islam Papua jika ingin melaksanakan Idul Adha secara Aman.

“Saya merasa prihatin dengan syarat seperti itu. Pasalnya, masih ada tawar menawar terkait dengan pelaksanaan perayaan Idul Adha dimana GIDI meminta 3 persyaratan jika kaum Muslimin Tolikara ingin berlebaran Idul Adha,” kata M Sabeth Abilawa dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, Selasa (08/09/2015).

Sabeth mengetahui adanya syarat seperti itu pasca  bertemu tokoh Islam Papua, Ustadz Haji Ali Mukhtar Hari Ahad (06/09/2015) lalu.

Menurut Sabeth, kala itu  Ali Mukhtar sedang berada di Jakarta, diajak Bupati Tolkara Usman G. Wanimbo untuk bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Luhut Binsar Pandjaitan guna membahas tentang persiapan Idul Adha di Tolikara.

Dari pertemuan itu FOZ menyimpulkan pihak GIDI sedang mendesak umat Islam setempat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pertama, kata Sabeth, GIDI minta dibersihkan nama baiknya dari stigma negatif. Sebab, pihak GIDI mengaku sejak meletusnya Tragedi Tolikara, nama GIDI menjadi kurang baik. Kedua, GIDI meminta dua tersangka yang ditangkap oleh Polda Papua segera dibebaskan. Ketiga, GIDI minta kasus ini diselesaikan secara adat, tidak menggunakan hukum positif.

“Jika ketiga hal itu dipenuhi, barulah kaum Muslimin bisa berlebaran. Tapi jika tidak dipenuhi maka, mereka tak bisa memberikan jaminan,” ujar Sabeth mengutip perkataan Ali Mukhtar.

Dalam pertemuan itu, kata Sabeth, hadir tokoh lainnya seperti Ketua Tim Pemulihan Pasca Bencana (TPPB) Tolikara Pdt. Edie Rante Tasak, Pendeta Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), Imanuel Ginungga, Komandan Kodim (Dandim) 1702/JWY Letkol (Inf) Muhammad Aidi, Kapolres Tolikara AKBP Musa Korwa, dan sejumlah tokoh lainnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah Sakit Pertama di Dunia Islam Mendahului Barat [2]
Tulisan selanjutnya Sabeth Minta Negara Hadir Jamin Keamanan Idul Adha di Tolikara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?