Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mendisiplinkan Anak Dengan Lima Pendekatan DKS

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 September 2015 17:40 5:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 September 2015 17:09
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com– Banyak pendekatan yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mendidik putra-putrinya, salah satu di antaranya yaitu mendidik anak dengan menggunakan pendekatan Disiplin dengan Kasih Sayang (DKS).

Menurut Direktur Yayasan Kita dan Buah Hati (YKBH), Elly Risman, Psi pendekatan DKS memiliki lima keunikan di antaranya dengan cara memikirkan perasaan anak, mengajukan pertanyaan untuk merubah tingkah laku negatif, mengajarkan ketrampilan untuk tidak mengulangi tingkah laku negatif.

“Serta menggunakan kalimat-kalimat singkat (dengan aturan 2 kalimat,red) dan fokus pada hal-hal yang positif,” ujar Elly di hadapan sekitar 250 peserta seminar parenting yang bertema “Disiplin dengan Kasih Sayang” di Resto Wulan Sari Bekasi, Kamis (10/09/2015).

Elly memaparkan manfaat menggunakan 5 langkah pendekatan itu, yaitu memahami cara berfikir anak untuk bisa mendisiplinkannya, beralih dari model hukuman yang menyakiti bisa anak ke model pendisiplinan yang efektif dan tidak merusak harga diri maupun kepercayaan diri anak, serta memahami mengapa ‘Nakal Kronis’ dan upaya menghindarinya.

Lebih lanjut Elly mengungkap anggapan yang keliru tentang tingkah laku anak, seperti dikatakan bahwa segala tingkah laku itu berkaitan dengan pemikiran maupun kita percaya semua orang memikirkan apa yang mereka lakukan (sebelum, selama dan sesudah mereka melakukan sesuatu,red).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sebagian tingkah laku itu didorong oleh perasaan atau emosi dari hasil pemikiran bahwa anak-anak harus dihukum karena kesalahan yang mereka perbuat,” imbuh Elly.

Elly juga menjelaskan tiga hal yang harus diperhatikan orangtua supaya disiplin bisa merubah tingkah laku anak yaitu, pertama, anak menyadari perasaan yang mendorong mereka melanggar peraturan.

Kedua, anak harus mampu memikirkan apa yang mereka lakukan dan yang mungkin terjadi akibat perbuatannya, serta apa akibatnya untuk orang lain. Ketiga, anak harus mampu memperhitungkan bagaimana caranya tidak semata-mata berbuat karena dorongan perasaan.

“Jadi, untuk mendisiplinkan anak kita bisa menggunkan 5 pendekatan DKS ini,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Elly RismanSeminar ParentingYayasan Kita dan Buah Hati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Elly Risman: “Muliakanlah Anakmu dan Ajarkanlah Akhlak Yang Baik”
Tulisan selanjutnya Saudi Masih Larang Menyembelih Unta Saat Idul Adha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?