Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Warga Sesalkan Isu Tobadak Berkembang Liar, Desak Pemerintah Turut Tangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2015 15:55 3:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Oktober 2015 15:55
Bagikan
Kepala KUA Tobadak. Fakhruddin (berpeci hitam) menyerahkan bantuan dari kaum muslimin kepada warga Desa Tobadak 8. Tampak Ali Muslim selaku Sekdes menerima bantuan secara simbolis
Bagikan

Hidayatullah.com — Warga masyarakat setempat yang berada di Desa Tobadak 7 dan Tobadak 8 atau di poros Saloadak-Sejati Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menyesalkan merebaknya isu konflik bernuansa SARA di wilayah tersebut.

Warga setempat pun mendesak pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk bersama-sama segera turut meredam konflik personal tersebut agar tidak semakin berkembang liar dan semakin bias.

“Tidak benar kalau ada kabar yang menyebutkan terjadi pembantaian massal. Jangan mudah membuat kabar dan jangan mudah percaya dengan kabar sebelum tabayyun dulu,” kata salah seorang tokoh masyarakat serempat, Mukri Saida, dalam obrolan dengan hidayatullah.com belum lama ini.

Hal senada juga ditekankan oleh kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tobadak Fakhruddin. Kata Fakhruddin, ini murni masalah pribadi. Bukan konflik sentimen suku atau golongan.

Karena itu, Fakhruddin berharap sebaiknya jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba membuat isu sengaja mempropaganda masyarakat yang dapat saja menimbulkan konflik SARA.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dua hari paska pembunuhan itu sudah dilakukan perdamaian yang dimediasi pemerintah setempat, dihadiri pihak keamanan, tokoh masyarakat dari kedua belah pihak,” Fakhruddin kepada koresponden hidayatullah.com, Muhammad Bashori, di Mamuju Sulbar.

“Kesepekatan (damai) ini agar betul-betul dipegang teguh oleh kedua belah pihak,” tegasnya.

Pihaknya menegaskan agar tidak ada lagi ancaman-ancaman yang bisa memicu munculnya konflik.

Kasat Reskrim Polres Mamuju, AKP Aryo Dwi Wibowo juga menekankan hal yang sama dalam jumpa persnya Senin (5/10) lalu agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita liar. Apalagi setelah tertangkapnya EK (18) pelaku pembunuhan terhadap Salamuddin dan AG (23) pelaku pembacokan terhadap Matius Pandaulan yang sedang dirawat di rumah sakit Makassar.

Aryo membantah penganiayaan itu bersumber dari masalah antar suku. Berdasarkan pemeriksaan, diduga kuat masalah lahan sawit di Tobadak 8.

“Kami masih mendalami kasus ini. Jadi tidak benar ada isu SARA, bukan sengketa antara warga Timtim dengan Tator. Ini murni masalah pribadi,” tutup Aryo.

Atas peristiwa yang terjadi belum lama ini itu, warga sekitar melakukan aksi simpatik dengan melakukan kunjungan ke Tobadak 8 pada pada Jumat (9/10) dengan membawa bantuan logistik sekaligus sholat Jumat di desa tersebut.

Rombongan ummat muslim di Kabupaten Mamuju Tengah yang tergabung dari beberapa pesantren dan ormas Islam berkunjung dengan membawa bantuan berupa beras dan bahan makanan pokok lainnya ke Desa Tobadak 8.

Aksi simpatik kaum muslimin ini dilakukan hampir setiap hari paska terbunuhnya Salamuddin (54) oleh salah seorang warga kelompok tani di dusun Rawa Makmur, Sabtu (3/10) di jalan poros antara Tobadak 7 dan Tobadak 8.

Menyusul peristiwa nahas itu, sebagian besar warga Tobadak 8 yang mayoritas eksodus muslim Timor Leste itu memilih untuk tidak melakukan kegiatan keluar dari desa mereka dengan alasan keamanan.

Sebagaimana dikabarkan, terjadi aksi pembunuhan sadis yang dialami Salamuddin, 54 tahun, dekat perbatasan Desa Tobadak 7 dan Tobadak 8 atau di poros Saloadak-Sejati Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Sabtu 3 Oktober lalu.

Salamuddin yang merupakan eksodus muslim akibat perang Timor Timur ini dihabisi oleh seorang pemuda dari suku Tana Toraja berinsial EK. Diketahui, daerah Tobadak 8 umumnya dihuni eksodus muslim asal Timor Leste.

Salamuddin adalah mantan kepala desa pertama Desa Tobadak 8 yang saat itu dipecaya warga untuk menyelesaikan masalah batas lahan dengan kelompok tani warga dusun Rawa Makmur.

Dari total delapan hektar lahan yang ia mediasi mendiang Salamuddin itu tidak satupun ada namanya dalam surat kepemilikan tanah, demikian penjelasan sumber terpercaya media ini di lokasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “ Ayah! Ayah! Aku Tidak Mau Mati”
Tulisan selanjutnya Semarak Mahasiswa Ikuti Program ITS Mengaji, Ada Kelas Khusus Tahsin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?