Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Universitas Al-Azhar Indonesia Waspadai Komunisme dan Liberalisme

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 3 Desember 2015 20:31 8:31 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 3 Desember 2015 20:31
Bagikan
Kuliah Umum “Mewaspadai Ancaman Komunis Wajah Baru dan Liberalisme” di UAI Jakarta (03/12/2015).
Bagikan

Hidayatullah.com– Era reformasi saat ini menjadi angin segar tumbuhnya ideologi lama dengan wajah baru, seperti komunisme. Menyadari itu, Pusat Integrasi Islam dan Mata Kuliah Umum Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menggelar kuliah umum bertema “Mewaspadai Ancaman Komunis Wajah Baru dan Liberalisme”.

Acara ini digelar di ruang Auditorium Arifin Panigoro UAI, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 21 Shafar 1437 H (03/12/2015) siang. Sebagai pembicara tunggal KH Dr Cholil Nafis selaku Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Bagi UAI, saat ini liberalisme mengancam akidah dan syariah secara bertahap. Paham ini pun dinilai telah mengganggu ajaran Islam juga agama lain. Disebutkan, paham asal Barat itu telah merusak Katolik dan Kristen di Eropa.

Sedangkan komunisme, dikatakan, walaupun telah dilarang di Indonesia, tetapi pikiran dan ideologinya tetap berkembang. Terutama sikap tidak percaya pada tuhan atau atheisme.

Wakil Rektor UAI Dr Ir Ahmad H Lubis, dalam sambutannya pada acara itu mengatakan, tema tersebut diangkat untuk mengingatkan masyarakat, khususnya mahasiswa UAI, akan ancaman komunisme dan liberalisme.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara Cholil Nafis menyampaikan, untuk memahami sepak terjang komunis di Indonesia, perlu dipilih dan dipilah sumber informasi yang tepat dan benar.

“Yang sulit (membedakan) mana informasi yang benar dan mana informasi yang salah,” ujarnya.

Kehadiran Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU ini menggantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, KH Hasyim Muzadi, yang berhalangan hadir. Menurut Cholil, mantan Ketua Umum PBNU itu batal mengisi acara karena kurang sehat, sepulangnya dari melayat almarhum KH Slamet Effendi Yusuf.

“KH Hasyim Muzadi (sebenarnya) sangat ingin hadir di tempat ini,” ujar Cholil di awal penyampaiannya.

Pantauan hidayatullah.com, acara yang dimoderatori oleh HM Tamsir Ridho ini dihadiri 200 peserta dari Program Studi Psikologi, Bimbingan Penyuluhan Islam, Ilmu Komunikasi, dan Hubungan Internasional UAI. Acara berlangsung selama sekitar pukul 13.30-15.00 WIB.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KH Cholil NafiskomunismeliberalismeUniversitas Al Azhar Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persatuan Ulama Dunia: Memihak Turki Hukumnya Wajib!
Tulisan selanjutnya Kendaraan Kotor Akan Dikenai Denda di Nanjing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?