Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Dewan Da’wah Ingatkan Virus Sepilis Masuk Melalui Pendidikan

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate: 21 Desember 2015 18:46 6:46 pm
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 21 Desember 2015 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Salah satu tantang Umat Islam yang harus diwaspadai sekaligus dibasmi adalah berjangkitnya virus  sekularisme, pluralisme, dan liberalisme (SePILIS) dalam semua lini kehidupan.

Disadari atau tidak virus tersebut sudah menyebar dalam berbagai bidang atau aspek kehiudapan umat Islam  baik politik, ekonomi, sosial-budaya, bahkan pendidikan.

Demikian diingatkan Suidat M.Pd.I  selaku Ketua Bidang Kaderisasi Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII)  Pusat, saat memberikan pengarahan di hadapan guru-guru dilingkungan Dewan Dakwah Jabar,Sabtu (19/12/2015) lalu.

Ia menambahkan jenis virus Sepilis  ini yang pertama akan dirusak adalah pola pikir dan pandangan umat Islam terhadap pemahaman Islam yang sebenarnya secara halus sehingga ia tidak meyadarinya.

“Jadi yang rusak bukan fisiknya tapi pola pikirnya. KTP nya bisa jadi masih Islam tapi pemahaman bahkan prakteknya jauh dari ajaran Islam yang sesungguhnya. Padahal efeknya jauh sangat berbahaya fisik bisa saja rusak tapi kerusakan pola pikir dan pemahaman bisa berakibat fatal bahkan bisa membatalkan atau menggugurkan keislaman seseorang,”ujarnya.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Ia mencontohkan Sepilis dalam bidang ekonomi bisa dirasakan adanya semangat liberalisasi dalam berbagai sektor, Sepilis dalam bidang politik dengan menghalalkan secara untuk memperoleh kekuasaan dan memisahkan kekeuasaan dengan agama.

Begitu pun dengan budaya yang melahirkan anggapan bahwa agama khususnya Islam sebagai produk budaya lalu menempatkan budaya sebagai sumber kebaikan diatas agama. Sementara dalam bidang pendidikan yakni adanya prkatek yang memisahkan ajaran Islam dan menganggap nilai-nilai pendidikan Islam bukan bagian dari pendidikan nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah.

“Sepilis dalam bidang pendidikan ini dapat kita rasakan dari kurikulumnya yakni yang disebut dengan Kurikulum Pendidikan Nasional dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi,”tegasnya.

Kembali ia memberikan contohnya, bagaimana kurikulum pendidikan harus dipisahkan dari nilai-nilai agama lebih bercorak pluralisme dan berwawasan liberal.

Menurutnya sampai saat ini masih sedikit  kurikulum pendidikan (melalui buku-buku teks-nya) yang diajarkan kepada para murid yang dikaitkan dan mengandung nilai-nilai keimanan agama khususnya masalah tauhid. Misalnya mata pelajaran IPA, IPS, Matematika yang dianggap sebagai ilmu murni yang tidak ada kaitannya dengan nilai-nilai spiritualnya (tauhidnya).

Hal penting lainnya yang perlu perlu mendapat perhatian umat Islam, menurut Suidat adalah masalah adab dalam dunia pendidikan.

Pendidikan dirasakan masih menekankan dan mengukur aspek kognitif, psikomotorik atau skill semata sebagai tolak ukur keberhasilan peserta pendidik.

Sementara aspek adab kurang mendapat diperhatian dan prioritas dalam mendidik. Padahal ,sambungya ,adab dalam pendidikan adalah sesuatu aspek yang sangat pokok dalam melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual dan cerdas secara spiritualnya. Para murid harus dididik bagaimana mereka beradab kepada Allah Subhanahu Wata’ala, kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wassallam, kepada guru, kepada temannya, dan kepada lingkungannya (alam semesta).

“Oleh karena itu untuk meminimalisasi pengaruh Sepilis dalam dunia pendidikan ini, sebaiknya para guru khususnya atau lembaga pendidikan Islam harus bisa membuat modul pelajaran sendiri yang bebas dari pengaruh Sepilis dan memasukkan nilai-nilai agama di dalamnya.Jangan menelan mentah-mentah kurikulum yang dapat meracuni akidah dan tauhid anak didik kita,”pesannya.

Sementara itu Muhammad Roinul Balad sebagai Kepala MI Fathimah Alhajiri PUSDIKLAT Dewan Da’wah Jawa Barat menyampaikan bahwa acara ini bahwa persoalan Sepilis dalam dunia pendidikan Umat Islam hendaknya jangan dianggap sepele. Ia mengajak elemen umat Islam khususnya yang bergerak dalam bidang pendidikan untuk segera menanggapi sekaligus menangani dengan serius. Ia berharap berharap para pakar pendidikan Islam dapat berkumpul lalu merumuskan langkah yang strategis dan praktis guna membendung virus Sepilis tersebut.

“Segera akan  kita ditindaklanjuti dalam kajian yang lebih intensif agar para guru lebih memahami bagaimana materi pelajaran yang akan diajarkan mengandung nilai-nilai keimanan. Kemudian dapat memilih, menilai sekaligus menseleksi buku-buku pelajaran yang sudah terpengaruh paham Sepilis,” imbuhnya.

Acara yang berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Dewan Da’wah Jawa Barat, Ngamprah-Kab. Bandung Barat ini merupakan acara pembinaan rutin bagi guru-guru di bawah koordinasi Dewan Da’wah Jawa Barat.

Mereka adalah para guru yang mengajar di lembaga pendidikan Dewan Da’wah seperti Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Madarasah Tsanawiyah (MTs) yang dibawah koordinasi Dewan Da’wah Jawa Barat.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dewan Da'wahDewan Da’wah Islamiyah IndonesialiberalismPendidikanpluralismesekularismeSePILIS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Sebagai Muslim Tak Perlu Memojokan Arab
Tulisan selanjutnya Karena Tak Terima Order Ucapan Natal, Pemilik Toko Donat Mungil Dibully

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?