Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muhammadiyah: Kami Tak Dukung Terorisme, Tapi Memberi Pembelaan dalam Mencari Keadilan Hukum

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 April 2016 10:31 10:31 am
Ahmad
Dipublikasikan 10 April 2016 10:31
Bagikan
Pengajian bulanan Pengurus Pusat Muhammadiyah bertema “Pemberantasan Terorisme yang Pancasilais dan Komprehensif”di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com – Dalam rangka mengadvokasi kasus Siyono, Muhammadiyah menegaskan pihaknya tidak mendukung teroris. Tetapi melakukan pembelaan kepada warga negara yang ingin mencari keadilan hukum di Indonesia.

“Itu yang harus dipahami dan diluruskan,” ujar Dr. Abdul Muti, Sekretaris PP Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Jum’at malam, (08/04/2016).

“Karena ada warga negara yang meminta, maka kami bantu sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang kami miliki,” tambahnya.

Abdul Muti menjelaskan, langkah autopsi yang diambil merupakan permintaan dari Komnas HAM sebagai lembaga yang berwenang yang juga karena menerima permohonan dari pihak keluarga yang bersangkutan.

Dalam proses tersebut, ia juga menegaskan, para dokter yang melakukan autopsi bukan hanya dari Muhammadiyah tetapi juga termasuk dari Polda Jawa Tengah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Bahkan dokter yang melakukan autopsi juga tidak semuanya dari Muhammadiyah, beberapa diantaranya berasal dari UGM, UNS dan lainnya,” ungkapnya.

Upaya ini ditempuh, kata Muti, dalam rangka mencari keadilan atas ketidakjelasan penyrbab kematian Siyono. Sehingga nantinya, ketika hasil autopsi sudah diketahui, dan diambil kesimpulan oleh tim dokter forensik. Maka akan diumumkan di Komnas HAM selaku pihak yang berwenang dan meminta dilakukannya proses outopsi.

Muti hanya berpesan, agar Komnas HAM bersungguh-sungguh menjaga proses tersebut. Dikarenakan masyarakat sangat berharap kepada Komnas HAM.

“Tidak boleh bergeming karena ada tekanan, atau tidak berani mengumumkan karena adanya kekhawatran tertentu,” tukasnya.

Jika dalam hasil autopsi nanti terbukti adanya pelanggaran prosedur dan HAM, terang Muti,  negara harus menjunjung tinggi dan  menegakkan hak asasi seadil-adilnya.

“Kalau ternyata aparatur yang melanggar HAM, maka ini juga ujian bagi kepolisian, bahwa polisi adalah institusi yang memegang teguh dan menjunjung prinsip kebenaran serta hak asasi manusia,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Autopsidensus 88HAMMuhammadiyahterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jauhi Perbedaan, Utamakan Persamaan Sesama Islam ‎
Tulisan selanjutnya BNPT Sebut Tindak Terorisme Indonesia Dianggap Terlalu Lunak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?