Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Indonesia Dinilai Tidak Bisa Singkirkan Peran Umat Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Mei 2016 08:29 8:29 am
Ahmad
Dipublikasikan 19 Mei 2016 09:20
Bagikan
Prof. Dr Din Syamsudin, Ketua Wantim MUI Pusat
Bagikan

Hidayatullah.com – Meski sebagai kelompok mayoritas di Indonesia, namun dalam konteks politik praktis umat Islam bukan lagi sebagai mayoritas. Demikian diungkapkan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. Din Syamsudin.

“Tentunya itu disebabkan oleh dampak sistemik dalam pengambilan keputusan, kebijakan, dan sebagainya, secara nasional maupun lokal,” ujarnya dalam Rapat Pleno VIII Dewan Pertimbangan MUI Pusat bertema “Umat Islam dan Masalah Kepemimpinan Bangsa dan Negara” di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (18/05/2016).

Padahal, menurut Din, seyogyanya umat Islam sebagai kelompok mayoritas harus menjadi faktor determinasi atau penentu bangsa.

“Artinya umat Islam harus menentukan masa depan Indonesia, maju mundurnya Indonesia harus ikut ditentukan oleh maju mundurnya umat Islam. Ini idealnya,” jelasnya.

“Dan saya rasa tidak ada salahnya mengatakan seperti itu, karena melihat fakta historis dan realitasnya demikian,” tambah Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia mengatakan, ada anekdot dalam setiap episode perubahan politik di Indonesia. Yakni umat Islam seringkali menjadi pendorong mobil mogok, namun setelah mobil itu jalan mereka ketinggalan di belakang.

Din mencontohkan, saat tahun 1965, betapa besar peran umat Islam dalam memberantas PKI atau komunisme, tetapi begitu ada Orde Baru, kekuatan tidak di tangan umat Islam.

Ketika awal Orde Baru, sambungnya, justru kelompok lain yang berperan. Tapi di akhir Orde Baru umat Islam kembali tampil setelah banyak pihak menyadari seperti apa Orde Baru. Meski cara yang ditawarkan umat Islam beragam, kata dia, namun tetap budaya Islam yang tampil.

“Terjadi pergeseran, sebelumnya di luar kini mengalami proses integrasi kedalam negara. Bahkan menjadi lokomotif saat reformasi, namun begitu reformasi jalan apakah umat Islam masih menjadi pengendali, yang saya saksikan sepertinya tidak demikian,” tukasnya.

Mantan Ketua Umum MUI ini mengatakan, kalau kecenderungan seperti itu berlanjut. Ia membayangkan ada keburukan yang bukan hanya bagi umat Islam, tapi juga bangsa Indonesia.

“Nanti justru akan subur paham-paham yang radikal, dengan alasan mencari alternatif lain,” tandas Din.

Untuk itu, terangnya, harus ada kesadaran bahwa peran umat Islam dalam kebangsaan tidak boleh disingkirkan

“Dan MUI harus terus meyakinkan itu kepada ormas-ormas. Tidak bisa secara historis peran umat Islam besar, secara demografi juga besar, tetapi disingkirkan,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Din SyamsudinindonesiaMajelis Ulama IndonesiaMUIOrde Baruumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Langkah Menuju Akad Nikah
Tulisan selanjutnya Pandangan HAMKA tentang Usaha Pemisahan Pribumi dengan Islam (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?