Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penelitian Ini Runtuhkan Teori Gay-gene, Homoseksual Bukan Genetik

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Mei 2016 15:24 3:24 pm
Ahmad
Dipublikasikan 28 Mei 2016 15:24
Bagikan
Novi Andayani Praptiningsih
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang homoseksual bisa sembuh dengan berbagai terapi yang tepat, salah satunya melalui pendekatan komunikasi. Hal itu, juga dikarenakan perilaku homo bukan bersifat genetik.

Kesimpulan tersebut diungkapkan Novi Andayani Praptiningsih dalam disertasinya yang berjudul Etnografi Komunikasi Komunitas Gay “Coming Out” yang dipertahankannya beberapa waktu lalu dalam sidang promosi doktor di Program Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Bandung.

Dalam penelitian di salah satu kelompok LGBT terkenal di Jakarta itu, ia membahas tentang pola dan aktivitas komunikasi seperti stigma, bullying, diskriminasi, gayphobia, heterophobia, kelompok organisasi baik yang pro maupun kontra, peran seksual, dan sebagainya.

“Ternyata sebagian dari para informan tidak yakin dengan gay-gene (homoseksual bawaan lahir) dan merasa bahwa dia juga ingin menikah,” ujar Novi saat dihubungi hidayatullah.com, Kamis malam (26/05/2016).

Dosen Fisip UHAMKA Jakarta ini menjelaskan, kebanyakan alasan seseorang menjadi homo karena mereka sudah nyaman, merasa terperangkap dan berfikir bahwa hal itu sudah given (kodrat).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sehingga mereka merasa tidak memiliki kuasa untuk menolak,” ungkapnya.

Dalam disertasi setebal 780 halaman itu, Novi memaparkan, terdapat 3 faktor besar yang membuat seseorang menjadi homoseksual.

Pertama, katanya, adalah faktor keluarga. Yang menyangkut pola asuh, orang tua yang galak, membedakan perlakuan, overprotektif, membiarkan bermain dengan permainan lawan jenis, dan sebagainya.

“Kedua, trauma psikologis. Seperti pernah dibully, disodomi, atau pelecehan seksual oleh keluarga dekat,” tukasnya.

“Terakhir faktor lingkungan pergaulan, dan ini faktor yang paling besar dan paling banyak dijumpai. Dan biasanya kalau diusir justru larinya ke komunitas, lingkungan yang justru menguatkan kekeliruan pemahamannya tentang homoseksual,” tambah Novi.

Masih dalam penelitiannya, ia menjelaskan, terapi dengan komunikasi persuasif lebih efektif dalam menyembuhkan perilaku homoseksual.

“Ada beberapa yang sudah melakukan terapi gagal semua, tapi ketika dengan persuasif dan pendekatan agama serta menciptakan trust dengan keluarga akhirnya bisa berhasil,” ungkapnya.

Sehingga berdasarkan kajian tersebut, Novi menegaskan, bahwa homoseksual bukan merupakan bawaan sejak lahir. Dan bisa terbentuk maupun berubah tergantung bagaimana pola komunikasi yang dibangun.

Untuk diketahui, Etnografi sendiri merupakan bagian dari penelitian kualitatif yang membahas tentang pola dan aktivitas komunikasi secara komperhensif. Bukan penelitian yang sebentar atau fenomenologi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genhomoseksualIlmu Komunikasi Universitas Padjadjarankelainanlgbt
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bertemu di Vatikan, Syeikh Al Azhar Luruskan Pandangan Paus terkait Islam
Tulisan selanjutnya Sidang Isbat Awal Ramadlan Dilakukan Tertutup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?