Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Lembaga Pengawasan Publik di Indonesia Harus Diperkuat

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Juni 2016 07:44 7:44 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Juni 2016 07:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lembaga pengawasan publik di Indonesia harus diperkuat, antara lain dengan proses seleksi transparan dan ketat. Demikian terungkap dalam diskusi buku “Hisbah: Institusi Pengawasan Publik”, terjemahan karya Ibnu Taimiyah, di gedung MITI Center, Depok Sabtu (11/06/2016) lalu.

Acara yang digelar Hisbah Center for Reform itu menghadirkan pembicara Almuzammil Yusuf (Wakil Ketua Komisi II DPR RI) dan Abdullah Hehamahua (mantan Penasehat KPK RI). Dihadiri kalangan akademisi, wirausaha, aktivis dan jurnalis.

Menurut Muzammil, lembaga pengawas seperti Ombudsman Republik Indonesia memegang peran penting.

“DPR pernah studi banding Ombudsman di Swedia, ternyata mereka belajar dari sistem Hisbah di era Turki Utsmani,” ungkap Muzammil.

“Ombudsman Swedia dipimpin tokoh senior yang sudah selesai dengan ambisi politik dan ekonomi. Mereka fokus untuk memperbaiki negara.”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain Ombudsman, ada Badan Pengawas Pemilu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha, Komisi Penyiaran Indonesia, dll.

Sementara itu, Abdullah Hehamahua sependapat, standar moral yang tinggi harus dimiliki oleh sosok pengawas publik, sebagaimana juga aparat penegak hukum.

“Moralitas itu bersumber dari ideologi atau aqidah yang dipegang. Khalifah Umar bin Abdul Aziz hanya 1,5 tahun memimpin, tapi tak seorang warga pun mau diberi zakat. Mereka sudah merasa tercukupi kebutuhan pokoknya, terjamin pemerintah,” ujar Abdullah.

Sampai diibaratkan kondisi aman saat hingga seekor serigala pun tak menerkam domba karena kelaparan.

Pemimpin yang berintegritas sangat penting, selain sistem yang baik dan wewenang jelas.

“Jika wewenang yang kuat seperti KPK atau Polri dipegang orang yang lemah, maka penegakan hukum tak jalan. Masyarakat jadi ragu. Solusinya, sistem diperbaiki, terutama rekrutmen pejabat,” jelas Abdullah.

Pengamat kebijakan publik, Sapto Waluyo, prihatin dengan lemahnya kepemimpinan di lembaga pengawas seperti terlihat dalam gejolak KPI. Komisi yang mengawasi lembaga penyiaran televisi dan radio itu membentuk Dewan Kehormatan untuk memeriksa Komisioner yang diduga melanggar tata tertib dan partisan partai.

“Menyedihkan, KPI membentuk DK di akhir masa tugasnya berdasarkan laporan LSM fiktif. Sementara tugas KPI untuk mengevaluasi lembaga televisi yang akan memperpanjang izin siaran, tak optimal,” ujar Sapto.

Anggota DK KPI terdiri dari Komisi I DPR dan tokoh masyarakat. Sangat mubazir jika menangani kasus tak substansial, sedang proses seleksi Komisioner KPI periode baru memasuki tahap akhir.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kebijakan PublikKPIlembaga pengawasOmbudsman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Selama Ramadhan, Warga Banten Bisa Urus Sertifikat di Mall
Tulisan selanjutnya Turki Rekonstruksi 73 Masjid di Gaza yang Dihancurkan Zionis-Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Lentera Hidup

Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!

Lentera Hidup
30 September 2026 19:34
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

Terbaru

  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?