Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KNRP Kirimkan Mosi Tidak Percaya Proses EDP KPI Kepada DPR

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Juni 2016 07:57 7:57 am
Ahmad
Dipublikasikan 20 Juni 2016 07:57
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com – Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP) menilai kinerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) selama pelaksanaan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) terkait perpanjangan izin 10 stasiun televisi swasta sangat mengecewakan.

Menurut Direktur Remotivi yang juga anggota KNRP, Muhammad Heychael mengatakan, buruknya kinerja KPI dalam EDP dapat dilihat dari absennya kelengkapan data yang semestinya ada.

Ia menuturkan, ada tiga data yang seharusnya menjadi bahan bagi KPI melakukan evaluasi atas kinerja 10 stasiun televisi yang masa izinya berakhir pada 2016 tersebut. Yaitu rekapitulasi sanksi masing-masing stasiun televisi selama 10 tahun terakhir, data evaluasi penerapan Sistem Stasiun Jaringan (SSJ) yang menjadi amanat UU Penyiaran, serta data rekapitulasi catatan dan masukan masyarakat yang secara khusus diminta oleh KPI pada akhir Desember 2015 sampai 31 Januari 2016 melalui mekanisme Uji Publik.

“Sayangnya tidak satu pun dari tiga data tersebut yang digunakan KPI dalam EDP. Ini menunjukkan kalau KPI tidak serius menggelar EDP,” ujarnya dalam rilis KNRP.

Senada dengan Heychael, anggota KNRP lainnya, Lestari Nurhayati menyampaikan, banyak hal yang tidak semestinya dalam proses EDP yang dilakukan oleh KPI. Seperti, kata dia, pertanyaan yang sporadis yang sama sekali tidak sistematis, serta suasana yang dinilai mirip lenong rumpi karena diisi dengan banyak pantun dan keriuhan tepuk tangan yang tidak perlu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kalau saya boleh bilang ini penuh kebohongan atau seperti drama saja. Dan seolah ini sekedar formalitas, padahal ini adalah kepentingan 10 tahun mendatang pada penyiaran kita agar lebih baik,” ucapnya kepada hidayatullah.com usai Konferensi Pers KNRP di Gedung IASTH, Kampus UI Salemba, Jakarta, Jum’at (17/06/2016) lalu.

Untuk itu, terang Lestari, pihaknya telah menyampaikan mosi tidak percaya terhadap proses EDP yang dilakukan oleh KPI kepada DPR RI khususnya Komisi I yang menangani maslah penyiaran.

“Hampir semua fraksi kita kirimkan pekan lalu. Dengan harapan angota DPR memiliki kepedulian yang sama bahwa mereka harus mencermati proses Evaluasi Dengar Pendapat yang selesai dilakukan pada tanggal 10 sampai 17 Mei lalu,” jelasnya.

Dengan mosi tidak percaya itu, ia berharap kepada DPR supaya izin rekomendasi 10 stasiun televisi swasta tersebut tidak keluar begitu saja, mengingat proses EDP yang dinilai bermasalah.

“DPR diharapkan mencegah ya, karena patut dipertanyakan proses EDP kemarin,” pungkas Lestari.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Koalisi Nasional Reformasi PenyiaranKPItelevisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rabbi Yahudi Bolehkan Racuni Sumur Warga Palestina
Tulisan selanjutnya Pengadilan Mesir Vonis Mursi Penjara Seumur Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?