Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mensos: Norma Agama Tetap Harus Menjadi Basis Regulasi Kehidupan

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Juli 2016 09:45 9:45 am
Ahmad
Dipublikasikan 20 Juli 2016 09:45
Bagikan
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansah
Bagikan

Hidayatullah.com–Menanggapi soal gugatan pasal 284, 285 dan 292 KUHP tentang perzinahan, pemerkosaan, dan LGBT yang dilayangkan oleh para akademisi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa norma-norma agama tetap harus menjadi basis dari proses untuk membangun solusi kehidupan sosial, kemanusiaan dan kebangsaan.

“Jadi apa yang menjadi referensi di regulasi kehidupan kita, saya rasa referensi agama akan meluruskan berbagai kemungkinan prespektif yang bisa menjadi kontraksi diantara setuju dan tidak setuju,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (19/07/2016).

Ia menambahkan, jika sejatinya Pancasila, terutama sila pertama, adalah ruh dari proses membangun suatu ekuilibrium.

“Ketika terjadi dinamika-dinamika, maka sebetulnya referensi religiusitas yang itu akan kita jadikan pondasi untuk mencari titik temu,” jelasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Untuk itu, terang Khofifah, pendekatan spiritual menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam sektor apapun.

“Jadi tidak bisa hanya pendekatan rasional. Mau bangun insfastruktur, ekonomi apalagi membangun manusia. Sehingga proses rasionalisasi semata tidak cukup untuk problem pembangunan di sektor apapun,” pungkasnya.

Sebelumnya, Guru Besar IPB Prof. Dr Euis Sunarti dan para akademisi lain menggugat KUHP ke MK. Yakni terkait pasal 284 KUHP tentang makna perzinahan, pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, dan pasal 292 KUHP tentang LGBT.

“Rumusan pengaturannya (pasal-pasal tersebut) sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum dan sosial budaya di Indonesia,” kata Euis.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:homoseksualKUHPlgbtMahkamah KonstitusiMK perzinahanpemerkosaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jenderal Akin Ozturk Bantah Dalangi Kudeta, PM Turki Peringatkan Rakyatnya Tak Balas Dendam
Tulisan selanjutnya Soal Vaksin Palsu, Pemerintah Diminta Punya Manajemen Krisis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Berita
28 Oktober 2026 13:17
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina
Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara

Terbaru

  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?