Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Senator Jakarta: Banyak Isu Menyesatkan Gembosi Aksi 4 November

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 November 2016 12:32 12:32 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 November 2016 12:32
Bagikan
Fahira Idris pada acara Rapat Konsolidasi GNPF MUI di Jakarta, Selasa (01/11/2016). Fahira Idris akan ikut Aksi Bela Islam/Bela Qur'an di Jakarta, Jumat (04/11/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris mengungkapkan saat ini sangat banyak penggembosan dan isu-isu yang menyesatkan dengan tujuan untuk melemahkan Aksi Bela Islam II,  4 November 2016.

Aksi penggembosan dimulai dengan tuduhan didanai 10 milyar,  ditunggangi kepentingan politik bahkan isu sentimen SARA dan bertujuan memecah belah persatuan bangsa.

Menurutnya, semua isu menyesatkan ini diyakini tidak akan menurunkan semangat peserta aksi yang memang hendak mendukung negara menindak tegas dugaan penistaan agama.

“Saya mau tegaskan, satu-satunya yang menunggangi aksi demonstasi ini adalah kepentingan umat dan bangsa agar kemarahan dan kekecewaan rakyat bisa tersalurkan dengan cara-cara beradab dan dijamin oleh konstitusi. Aksi ini bertujuan memberi peringatan kepada rakyat, khususnya umat muslim, bahwa kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Saudara Basuki tidak boleh disikapi dengan tindakan-tindakan anarkis, karena kami masih percaya dengan penegakkan hukum di negeri ini,” ujar Fahira Idris di Jakarta Rabu (02/11/2016).

Menurut Fahira yang juga berencana ikut turun pada Aksi Bela Islam II, 4 November ini, dalam negara demokrasi, demonstrasi damai adalah salah satu mekanisme penyampaian aspirasi yang dianjurkan dan dijamin konstitusi, dan cara inilah yang sedang ditempuh rakyat pada 4 November nanti. Aksi ini ingin memberi pesan kepada penguasa negeri bahwa rakyat masih percaya bahwa hukum adalah satu-satu cara yang paling adil dalam menyelesaikan dugaan penistaan agama.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut cucu Ketua Umum MUI Pusat periode 1983-1990, (alm) KH Hasan Basri ini, aksi umat yang akan digelar pada Jumat, 4 November 2016 sebagai kelanjutan protes atas pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diduga menistakan agama ini rencananya tidak hanya akan dihadiri oleh ulama dan ratusan ribu orang, tetapi juga akan dihadiri tokoh nasional lintas agama dan etnis.

Ini menandakan aksi ini murni sebagai dukungan rakyat kepada negara agar jangan ragu menegakkan hukum, tiada sama sekali hubungannya dengan SARA, Pilkada, apalagi berniat memecah persatuan bangsa.

Reaksi yang dipertunjukkan umat Islam dalam menanggapi kasus dugaan penistaan agama ini dengan menggelar aksi damai, bagi Fahira, menunjukkan kepercayaan yang tinggi bahwa Indonesia adalah negara hukum sehingga apapun yang dilakukan setiap warga negara, hukumlah yang menentukan yang bersangkutan salah atau tidak.

Oleh karena itu, sangat aneh jika ada pihak-pihak yang mengaku menjunjung demokrasi, tetapi malah mempunyai pandangan sinis terhadap aksi demonstrasi ini.

“Aksi di depan Istana Negara sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden bahwa kami percaya negara akan menjadikan kebenaran dan keadilan sebagai satu-satunya ukuran dalam mengusut kasus ini, bukan lobi-lobi politik. Kami percaya, kedekatan saudara Basuki dengan penguasa tidak akan mempengaruhi proses hukum. Ini yang ingin kami sampaikan ke Presiden,” tegas Senator Jakarta ini.

Fahira juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan Aksi 4 November nanti, karena aspirasi yang mau disampaikan murni soal penegakan hukum dan disampaikan sesuai koridor. Apresiasi juga diberikan kepada Polri yang intensif berkoordinasi dengan kelompok masyarakat yang akan melakukan aksi pada 4 November mendatang.

“Memang pendekatan persuasif yang harus diutamakan. Sekali lagi, demonstrasi adalah hak warga negara yang dijamin dalam konstitusi dan bagian dari demokrasi. Para ulama, tokoh nasional, dan perserta aksi ini serta tentunya aparat keamanan, Insya Allah dengan sekuat tenaga akan menjaga demonstrasi ini berjalan tertib, terhormat, dan bermartabat,” pungkas Fahira.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#AksiBelaQuranahokahok menghina alquranaksi bela IslamFahira Idris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maryam Rajavi: Khamenei Yang Memerintahkan Untuk Memborbardir Kota Suci Makkah
Tulisan selanjutnya MASIKA-ICMI: Aksi Bela Islam II Bentuk Kepedulian Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?