Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Waksekjen MUI: Ulama Harus Berdiri di Tengah Umat

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Januari 2017 11:25 11:25 am
Ahmad
Dipublikasikan 14 Januari 2017 11:25
Bagikan
Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat Tengku Zulkarnain bersama Bupati Sintang, jajaran aparat dan tokoh masyarakat saat acara Maulid Nabi
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Pusat Tengku Zulkarnain mengatakan ulama harus tetap berdiri di tengah umat meski itu dampaknya pahit.

“Ulama harus berdiri di tengah umat. Jika penguasa itu bagus kita dukung, jika penguasa itu salah kita ingatkan,” demikian ujarnya kepada hidayatullah.com, Sabtu (14/01/2017).

Pernyataan ini disampaikan pasca adanya usaha kelompok-kelompok tertentu yang telah menfintah dan membenturkan dirinya  dengan warga Dayak Kalimantan.

”Saya dituduh mengatakan Dayak kafir. Saya meminta dibuktikan, di mana dan kapan saya mengatakan itu?” ujarnya.

Ia melihat ada usaha dan gerakan sistematis untuk melemahkan lembaga keulamaan dan para ulama yang vokal dan kritis kepada pemerintah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Tengku Zulkarnain: Buktikan Saya Menghina Suku Dayak

Ia melihat, saat ini ada gerakan sistematis melemahkan ulama-ulama yang kritis terhadap pemerintah.

“Ulama yang vokal mulai ‘dikriminalisasikan’ satu-satu. Yang kritis ditangkapi. Bahkan tak sedikit ulama dibully,” tambahnya.

Ulama asal Medan ini menceritakan bagaimana netizen secara tidak beradab membully para ulama yang selama ini mengkritisi kebijakan pemerintah yang dianggap salah.

Mereka para pembully, ujar Tengku Zulkarnain, lupa bahwa banyak kebijakan para ulama termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut membantu tugas pemerintah.

Acara Tengku Zulkarnain di Sintang Berjalan Lancar Dihadiri Ribuan Orang

“Sudah banyak fatwa dikeluarkan dari soal perbankan, linkungan hidup, pemeliharaan air, soal rokok, soal aborsi, soal narkoba. Semua meringankan beban kerja pemerintah,” ujarnya.

Tapi ketika para ulama kritis terhadap kekeliruhan satu orang, kok ulamanya yang dibully? Dilancarkan stigma anti NKRI, anti Kebhinekaan. Bahkan menurutnya, baru di masa ini wakil lembaga ulama dibawakan golok dan pengancamnya bisa lolos di bandara yang katanya steril.

“Bayangkan jika yang diancam golok itu tokoh salah satu ketua partai. Dan mereka yang bawa golok itu adalah perwakilan umat Islam, apa kira-kira yang terjadi. Kok tidak sama perlakuannya jika yang dibawakan golok itu tokoh Islam?”

Meski ia mencium ada skenario melemahkan peran ulama dan lembaga keulamaan, dirinya mengatakan ulama harus tetap kristis meski dampaknya pahit.

“Jika ulama tidak kritis terhadap nahi munkar, siapa lagi yang akan menjadi sandaran umat di negeri ini,” ujarnya menutup pembicaraan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DADDewan Adat DayakKabupaten Sintangkriminalisasi ulamaMajelis Ulama IndonesiapenghadanganSintang KalimantanTengku ZulkarnainWarga Daya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meski Mendadak, Subuh Berjamaah di Malang Membludak
Tulisan selanjutnya Pancasila, Antara Ideologi ‘Terbuka’ dan ‘Tertutup’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?