Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

GNPF Mengaku Objektif Menilai Pemerintah, Minta Presiden Jokowi Utamakan Dialog

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 28 Juni 2017 10:30 10:30 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 28 Juni 2017 09:17
Bagikan
Konferensi pers GNPF MUI di AQL, Selasa (27/06/2017) terkait pertemuan Tim 7 GNPF dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Ahad (25/06/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Pertemuan Tim 7 Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Ahad (25/06/2017) lalu, mengundang berbagai tanggapan.

Ketua GNPF MUI KH Bachtiar Nasir menjelaskan, inti dari pertemuan itu, GNPF MUI meminta Presiden Jokowi mengutamakan dialog dalam proses menyelesaikan masalah.

“Kita ingin siratkan pesan, proses, selesaikan masalah harus dengan dialog lewat silaturahim buka hati dan diri untuk terima masukan,” ungkapnya dalam jumpa pers mengenai hasil pertemuan GNPF MUI dan Presiden Jokowi di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta, Selasa (27/06/2017).

Baca: Kepada Presiden Jokowi, GNPF: Selama ini Hukum Seakan Tajam atas Umat Islam

Selain itu, lanjut Sekjen MIUMI ini, GNPF MUI menginginkan agar Indonesia damai, bersatu, kuat, dan berdaulat.

“Dan kita ingin agar Indonesia tidak perang saudara, tidak diperalat yang inginkan Indonesia pecah. Itu cita-cita kita bersama dan kembali ke NKRI sebagaimana yang dicita-citakan pendiri bangsa,” tegasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Terkait pertemuan itu, Presiden Jokowi pun telah menunjuk Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto untuk melakukan dialog lanjutan dengan GNPF MUI.

“Presiden tidak bicara teknis dan Presiden instruksikan Menko Polhukam, setelah ini ada komunikasi secara intens,” ujar Ustadz Bachtiar, sapaannya.

Baca: Pertemuan dengan Presiden Jokowi, GNPF Rembugkan Solusi soal “Kriminalisasi” Ulama

Pimpinan AQL ini lantas menyayangkan pemberitaan media massa yang dinilai terlalu mendramatisasi pertemuan tersebut.

Diketahui, media mewartakan bahwa Bachtiar memuji pemerintah dengan segala program dan kebijakannya. “Kami lepas dari puja puji, kita objektif menilai. Tapi, masa Presiden salah semua,” Bachtiar menekankan, demikian GNPF.*/ azh

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dialogGerakan Nasional Pengawal Fatwa MUIGNPF-MUIHari Raya Idul Fitri 1438 HIstana MerdekaJokowiKH Bachtiar Nasirkriminalisasikriminalisasi ulamaMenko Polhukampertemuan GNPF-JokowiPresiden Joko WidodoTim 7 GNPF MUIWiranto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Qaeda Mali Lepaskan Warga Swedia yang Ditawan Sejak 2011
Tulisan selanjutnya UBN: Sejak Aksi 411 dan 212, GNPF Sudah Ingin Berdialog dengan Presiden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?