Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Qaeda Mali Lepaskan Warga Swedia yang Ditawan Sejak 2011

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juni 2017 17:57 5:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juni 2017 17:57
Bagikan
Gustafsson (kiri) dan McGowan (tengah) bersama penculiknya di Mali.
Bagikan

Hidayatullah.com—Mentri Luar Negeri Swedia Margot Wallstrom hari Senin (26/6/2017) mengkonfirmasi bahwa Johan Gustafsson sedang dalam perjalanan kembali ke Swedia, setelah aparat memastikan pembebasannya dari penjara Al-Qaeda di Mali.

“Dengan sangat bahagia dapat saya umumkan bahwa Johan Gustafsson telah dibebaskan dan dapat kembali ke Swedia,” kata Wallstrom dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Deutsche Welle. “Apa yang dialami Johan sangat menyentuh hati kebanyakan dari kita dan segala upaya telah dilakukan guna pembebasannya.”

Berbicara kepada Radio Swedia, Wallstrom berkata, “Saya sudah ngobrol dengan Johan dan dia dalam kondisi baik dan sangat terharu dengan semua yang terjadi.”

Gustafsson diculik oleh sekelompok orang bersenjata di teras hotel tempatnya menginap di kota Timbuktu pada November 2011, bersama dengan warganegara Afrika Selatan Stephen McGowan dan warganegara Belanda Sjaak Rijke.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Istri Rijke berhasil melarikan diri dari penculik, sementara seorang warganegara Jerman terbunuh ketika melawan gerombolan penculik itu.

Al-Qaeda di wilayah Magrib (AQIM) mengklaim bertanggung jawab atas aksi penculikan orang-orang asing itu. AQIM merupapkan salah satu dari banyak kelompok bersenjata yang beroperasi Malai dan berhasil menduduki bagian utara negara itu pada 2012, sebelum akhirnya wilayah itu direbut kembali oleh militer Prancis tahun 2013.

Rijke berhasil dibebaskan dari para penculiknya oleh pasukan Prancis, ketika ditemukan secara tidak sengaja dalam operasi penggerebekan atas AQIM kala subuh.

Kondisi McGowan tidak diketahui. Kemenlu Swedia tidak berkomentar perihal warganegara Afsel itu.

Kawanan penculik diduga meminta uang tebusan $5 juta untuk pembebasan Gustafsson, tetapi kabarnya tuntutan itu ditolak pemerintah Swedia. Kemenlu Swedia juga menolak untuk memberikan keterangan apakah pada akhirnya uang tebusan yang diminta itu dibayar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tips Liburan Ramah Anak dari LPAI 
Tulisan selanjutnya GNPF Mengaku Objektif Menilai Pemerintah, Minta Presiden Jokowi Utamakan Dialog

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?