Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dialog dengan Majelis Agama Konghucu, Din Dorong Peningkatan Kerukunan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 November 2017 21:19 9:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 November 2017 21:19
Bagikan
Utusan Khusus Presiden Din Syamsuddin (batik biru) bersama Ketua Umum Matakin Uung Sendana (batik coklat) dan jajarannya, di Kantor Matakin, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (15/11/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com-Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP), Prof Din Syamsuddin, beserta staf melakukan pertemuan dengan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) di Sunter, Jakarta Utara, Rabu (15/11/2017).

Pantauan hidayatullah.com, pertemuan tersebut membahas terkait kerukunan antar umat beragama, hubungan antara etnis Tionghoa dan non-Tionghoa. Dilakukan pula musyawarah dengan pemuka agama Konghucu.

“Silaturahim antar agama sangat penting, bertolak dari ideologi yang kita anut, kita perlu adanya dialog keyakinan, kita harus percaya akan kekuatan dialog. Jangan pernah bosan dalam berdialog,” ungkap Din Syamsuddin di hadapan para pemuka Matakin.

Baca: Indeks Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Baik, Menag Bersyukur

Din menambahkan, hal yang penting dipikirkan dalam keberagaman bersama, adalah ajaran agama yang mendorong pada kerukunan, mengamalkan Pancasila sebagai ideologi, dan mengamalkan secara nyata Bhinneka Tunggal Ika.

Din pun mengajak kepada pemimpin agama, termasuk dari kalangan Konghucu di Tanah Air, untuk bersama-sama meningkatkan keberagaman dan kerukunan bangsa Indonesia, serta menuntaskan masalah dan keganjalan di hati masing-masing.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Kembangkan Kerukunan Serumpun, Utusan Khusus Presiden RI Temui Wakil PM Malaysia

Sementara Ketua Umum Matakin, Uung Sendana, menuturkan, jika persoalan dalam keberagaman terkait etnis dan politik ini masih ada, maka perlu adanya keterbukaan.

“Sehingga kita bisa saling memahami dan mengamalkan dengan nilai-nilai Pancasila. Berdialoglah agar kita semua mendapat rahmat Tuhan,” ujarnya.* Zulkarnain

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bhinneka Tunggal IkaDialog Antar Agamaetnis tionghoakerukunan beragama di IndonesiaKetua Umum MatakinKonghucuKonghucu di IndonesiaMajelis Tinggi Agama Konghucu IndonesiaMATAKINnon-TionghoapancasilaProf Din SyamsuddinUKPUKP-DKAAPUtusan Khusus Presiden RIUtusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan PeradabanUung Sendana
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tunawisma di Jerman Naik Pesat Sejak 2014
Tulisan selanjutnya Kantor Pusat Produsen Semen LafargeHolcim Digeledah Terkait Pendanaan Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?