Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

IPW Dorong Bareskrim Polri Cepat Tuntaskan Kasus Viktor Laiskodat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Desember 2017 22:34 10:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Desember 2017 22:34
Bagikan
Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), saat berpidato pada acara Pelantikan DPD dan DPC Partai NasDem se-Kota Kupang, di Tarus-Kupang Tengah, NTT, Selasa (01/08/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Kasus ujaran kebencian yang diduga dilakukan politikus Partai NasDem Viktor Laiskodat, sampai saat ini belum ada kejelasannya.

Menanggapi hal ini, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mendorong Bareskrim Polri untuk lebih transparan, independen, dan profesional dalam memproses kasus tersebut.

Pengalaman dalam menangani kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lalu, kata Neta, sudah cukup membuang energi Polri.

Karena itu, menurutnya pengalaman serupa jangan sampai terulang.

“Artinya sebelum massa melakukan protes seperti pada kasus Ahok, hendaknya Bareskrim bisa menuntaskannya dengan cepat agar kasus ini tidak mengambang seperti kasus-kasus lain, seperti kasus RJ Lino, kasus laporan SBY terhadap Antasari, kasus makar yang melibatkan sejumlah aktivis, dan lainnya,” ujarnya kepada hidayatullah.com Jakarta belum lama ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Jika Bareskrim memang menemukan bukti-bukti yang kuat, lanjut Neta, sebaiknya kasus Viktor segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Sebaliknya, menurutnya, jika Bareskrim tidak menemukan bukti yang kuat, maka sebaiknya kasusnya dihentikan atau di-SP3.

Baca: Soal Kasus Viktor dan Novel, Pengamat: Polisi Cenderung Ambivalen

Neta menilai, nasib kasus yang tidak jelas ini akan semakin menunjukkan kalau Bareskrim tidak profesional.

Selain itu, tambahnya, bukan mustahil akan muncul gejolak atau konflik seperti kasus Ahok.

“Ujung-ujungnya Polri yang repot karena gejolak muncul dimana-mana,” katanya.

Mengingat banyaknya kasus yang mengambang di Bareskrim Polri, Neta menyarankan Kapolri sudah saatnya mengevaluasi kinerja Bareskrim. Agar di tahun 2018 Bareskrim tampil dengan semangat baru dan lebih professional.

Beberapa waktu lalu pihak Bareskrim sempat menyebut tidak melanjutkan proses hukum kasus Viktor sebagaimana diwarta media, namun ‘buru-buru’ dibantah oleh Divhumas Polri.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bareskrim PolriIndonesia Police WatchIPWKetua Presidium IPWNeta S PaneNTTpidato provokatif politikus NasDempidato provokatif VBLpolitikus Partai NasDemPolriujaran kebencianVBLViktor Bungtilu LaiskodatViktor Laiskodat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 60 Militan Syiah Houthi Tewas dalam Serangan Koalisi Pimpinan Saudi
Tulisan selanjutnya Menlu Emirat: Arab Tidak Bisa Dipimpin Iran dan Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?