Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Konferensi Internasional, Menag Ajak Muslimin Bersatu Bela Palestina

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 18 Januari 2018 17:54 5:54 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 18 Januari 2018 17:54
Bagikan
Pidato Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, pada Konferensi Internasional Al-Azhar Untuk Membela Palestina di Al Azhar University, Kairo, Mesir, acara berlangsung Rabu-Kamis (17-18/01/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menjadi pembicara kunci pada Konferensi Internasional Al-Azhar Untuk Membela Palestina di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.

Dalam pidatonya, Menag mengajak seluruh umat Islam untuk bersatu padu dalam membela Palestina.

“Melalui forum ini, kita harus mampu menunjukkan persatuan dan kesatuan umat Islam. Kita harus berada dalam satu barisan yang kokoh. Mari kita kesampingkan segala perbedaan yang ada di antara kita. Isu Palestina harus merekatkan kita kembali. Kita bulatkan suara dan persatuan untuk membela Palestina,” terang Menag, Rabu (17/01/2018). Konferensi internasional ini dilangsungkan pada Rabu sampai Kamis (18/01/2018).

Di hadapan civitas akademika Al Azhar dan tokoh agama dunia, Menag menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina tidak pernah surut, bahkan semakin meningkat. Bukan hanya dalam bentuk dukungan politik, namun Indonesia juga akan terus memberikan dukungan peningkatan kapasitas dan dukungan kepada perekonomian Palestina.

“Bersama dunia Islam, Indonesia siap berpartisipasi dalam memperkuat institusi keagamaan di Palestina, dalam kerangka kerja sama internasional. Melalui mimbar ini saya tegaskan, Palestina selalu ada dalam hati, bahkan dalam setiap helaan nafas warga Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

 

Baca: Konferensi Internasional Bela Baitul Maqdis Dimulai di Mesir

 

Menag mengatakan, Masjidil Aqsha dan al-Quds al-Syarif harus tetap berada dalam benak dan pikiran setiap Muslim. Kedudukannya yang sangat istimewa dalam Islam harus dipahami oleh setiap generasi. Institusi keagamaan berkewajiban untuk memperkenalkannya di setiap kesempatan, melalui kurikulum di sekolah, materi pengajian, buku-buku dan selebaran, serta media-media lainnya.

“Langkah-langkah strategis dan konkret untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina perlu dilakukan secara serius dan berkesinambungan, baik dalam bentuk material maupun moril,” ujarnya.

“Energi ‘kemarahan’ umat Islam harus bisa disalurkan ke arah yang positif, bukan sebaliknya dimanfaatkan untuk melakukan tindakan-tindakan yang justru akan mengganggu proses perdamaian dan mencoreng citra Islam dan umat Islam,” sambungnya.

Atas nama Pemerintah Indonesia, Menag menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Al-Azhar al-Syarif dan Majelis Hukama al-Muslimin yang dipimpin Grand Syeikh Prof. Dr. Ahmad Tahyyib, atas inisiatif menyelenggarakan konferensi internasional dalam rangka membela al-Quds al-Syarif.

Menag juga menyambut baik keputusan Sidang Umum PBB pada tanggal 21 Desember 2017 yang mendesak Amerika Serikat menarik keputusan yang menyatakan Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibu kota Israel.

Baca: Menag ajak Umat Baca “Qunut Nazilah” untuk Gaza

Keputusan sepihak Trump itu telah melukai rasa keadilan. Menag menilai harapan akan kemerdekaan Palestina dijauhkan oleh keputusan yang sangat tidak berkeadilan ini.

Keputusan tersebut memupuskan harapan terwujudnya proses perdamaian abadi yang dalam beberapa waktu belakangan ini memang sudah terhenti. Pengakuan sepihak itu juga melanggar dan merongrong sejumlah resolusi Dewan Keamanan dan Sidang Umum PBB serta mendukung kegiatan ilegal yang dilakukan oleh Israel, yang melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia.

“Konferensi ini menemukan momentumnya karena perkembangan masalah Palestina belakangan ini semakin mengkhawatirkan dan menjauh dari harapan,” tandasnya.

“Kita berharap konferensi ini dapat menghasilkan sejumlah rekomendasi yang dapat diwujudkan dalam bentuk nyata, melalui mekanisme dan perangkat kerja yang jelas, sebagai bukti dukungan kita yang positif dan kongkret kepada segenap warga dan negara Palestina,” imbuhnya.

Ikut mendampingi Menag dalam konferensi ini, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al Quran Muchlis M Hanafi, Kasubdit Kelembagaan Diktis Agus Sholeh, dan Kasi Pengembangan Profesi pada PTKIN-DIKTIS M Adib Abdushomad demikian dirilis.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Azhar UniversityAl Haram Al-Sharifal-QudsBaitul Maqdisbela PalestinaDonald TrumpIbu Kota IsraelKairoKonferensi Internasional Al-Azhar Untuk Membela PalestinaLukman Hakim SaifuddinMasjidil AqshaMenagMenteri Agama RIMesirpalestinaPresiden ASSaveBaitulMaqdisUniversitas Al-AzharYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Senator: Betulkah Kita Tak Ada Stok Beras?
Tulisan selanjutnya Usai Diperiksa, Ustadz Zulkifli Tak Ditahan, Dipersilakan Tetap Berdakwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?